Ming. Mei 9th, 2021

Pelaku Penganiayaan Terhadap Jurnalis Ditetapkan Sebagai Tersangka

News Investigasi86.Mataram.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mataram menunjukkan keseriusannya menangani kasus dugaan penganiayaan terhadap Jurnalis berinisial FT dan HA suaminya, ” yang terjadi pekan lalu telah dinaikkan ke tahap penyidikan “, ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP. Kadek Adi Budi Astawa didampingi jajaran Satreskrim Polresta Mataram, Senin 28/9/2020.

Hasil proses penyidikan, pihak penyidik langsung menetapkan seorang tersangka inisial Y (terlapor) dalam kasus dugaan penganiayaan setelah inisiasi gagal ditempuh, yang coba dilakukan oleh Kadus dan petugas Bhabinkamtibmas setempat

Karena upaya mediasi gagal, korban FT. dan HA suaminya melanjutkan laporannya ke Polresta Mataram tanggal 22 September 2020, dan pihak Penyidik menindaklanjuti laporan tersebut, dengan mintakan langsung untuk dilakukan visum ke RS. Bhayangkara Kota Mataram

Dari hasil visum pada FT. terdapat luka memar ditangannya, sedangkan HA suami FT lecet disikunya, setelah ada hasil visum, sejumlah upaya sudah dilakukan pihak Kepolisian, seperti olah TKP di kediaman FT di Desa Duman, dengan memeriksa sembilan orang saksi, dari hasil pemeriksaan dan meminta keterangan sejumlah saksi, Penyidik menyimpulkan kasus ini dan menaikkan ke tahap penyidikan

Dalam kasus dugaan penganiayaan tersebut dipastikan berlanjut, pelaku penganiayaan terancam dijerat pasal 352 ayat (1) KUHP dengan ancaman maksimal tiga bulan penjara dengan sangkaan pasal 352 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan ringan, merujuk pada hasil visumnya

Kasus penganiayaan Jurnalis ini sudah ditangani dan dalam proses di penyidik kami, ada sedikit keterlambatan kemarin karena masih menunggu, menghormati upaya Kadus dan Bhabinkamtibmas dalam usaha memediasi kedua belah pihak yaitu pelapor dan terlapor, namun gagal karena terlapor sedang bekerja diluar Daerah”ungkap Kasat menutupnya.

(NI86)