Tokoh

Kapolres Wakatobi: ”Jangan Lakukan Penangkapan Penyu Secara Ilegal”

Polres Wakatobi bersama Balai Taman Nasional Wakatobi (BTNW) mengadakan pelepasan ‘Tukik’ alias bayi penyu sebanyak 150 ekor di Pantai Cemara Waha, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sultra baru-baru ini. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh tepat pada 5 Juni 2017. Kegiatan tersebut turut melibatkan Kejaksaan Negeri Wakatobi, Imigrasi, WWF, KPU dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi. Pada kesempatan tersebut Kapolres Wakatobi AKBP Hadi Winarno, SIK mengatakan,

Anggota Komisi A DPRD Wakatobi Apresiasi Statemen Kemendes

La Moane Sabara anggota Komisi A DPRD Kabupaten Wakatobi saat dihubungi melalui ponselnya mengapresiasi pernyataan Kemendes, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmi grasi yang mewajibkan desa untuk memasang baleho rincian penggunaan Dana Desa (DD) dan menegur desa yang belum memasangnya. Menurutnya, pernyataan Kemendes tersebut harus diapresiasi karena DD yang dikelola para kepala desa harus transparan. Salah satu bentuk transparansi kepala desa ke publik adalah memasang baleho yang memuat peruntukan dan

“Batu Besar” Satgas Saber Pungli dalam Pemberantasan Pungli

Pada kesempatan tersebut Aji juga menyoroti masalah pungli (pungutan liar) yang selama ini masih menjadi bagian praktik korupsi dan banyak terjadi di Indonesia di berbagai sektor, terutama pada sektor pelayanan publik dengan modus operandi yang beragam. “Pungli secara tidak langsung berdampak pada perekonomian bangsa, yakni ekonomi biaya tinggi yang berakibat pada berkurangnya daya saing bangsa dibandingkan bangsa lainnya,” kata Aji yang juga Sekretaris II Satgas Saber Pungli. Sebelumnya, Wadir Binmas