Sen. Okt 26th, 2020

Diduga Proyek Siluman, Pekerjaan Timbunan Jalan Desa Sepinggan – Desa Mak Tangguk Kecamatan Semparuk – Tebas Kabupaten Sambas

Newsinvestigasi86.Sambas.

Diduga Pekerjaan Timbunan Jalan tepatnya antara Desa Sepinggan – Desa Mak Tangguk Kecamatan Semparuk – Tebas Kabupaten Sambas, di kerjakan oleh kontraktor yang tidak jelas,pasalnya karena tidak ada papan informasi proyek dilokasi kegiatan tersebut, hal tersebut sudah tentu akan Mendapatkan sorotan dari Sejumlah tokoh masyarakat.

Dari pantauan awak media news investigasi86 com” beserta Tim di lapangan, proyek timbunan jalan Desa Sepinggan – Desa Mak Tangguk Kecamatan Semparuk – Tebas diperkirakan menggunakan dana besar di duga kurang lebih satu miliar.

” Pekerjaan tersebut tidak ada papan informasi proyek di lokasi tersebut bagaimana masyarakat mau tahu sember dananya dari mana,? ” Apakah dari APBN atau APBD ” Ujar nya salah satu tokoh yang tidak ingin disebutkan namanya, sebut saja WJ.

Guna mengetahui kebenarannya, awak media langsung mendatangi lokasi pengerjaan proyek yang di duga proyek Siluman tersebut. Dari hasil investigasi, memang benar kegiatan proyek tersebut tidak ada tanda tanda adanya plang atau papan proyek yang seharusnya dipasang dan setidaknya kontraktor harus menjalankan Peraturan Undang undang Nomor 14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Di Jelaskan, pada Kepres Nomor 80 Tahun 2003 yang mana rekanan wajib mengimformasikan kepada publik seperti nama perusahaan pelaksanaan dan pengawasan, kemudian ukuran jalan, tanggal pelaksanaan, masa berakhirnya pekerjaan, sumber dana dan jumblah anggaran kegiatan dan itu perlu di ketahui masyarakat luas.

Menurut keterangan salah satu warga yang di temui awak media news investigasi86 com” mengatakan,” proyek penimbunan jalan di Dusun Sepinggan Kecil perbatasan antara Desa Mak Tangguk Kecamatan Semparuk – Tebas Kabupaten Sambas, pekerjaan penimbunan jalan sudah selesai di kerjakan sekira lebih kurangnya satu bulan “.ucap RM.

Lanjutnya,” Memang pekerjaan penimbunan jalan dari awal sampai sudah selesai dikerjakan tidak di pasang papan plang informasi, kami juga tidak tahu berapa nilai anggaranya dan apakah dari anggaran APBN atau APBD karena kami tidak melihat papan plang proyek informasi ” .

” Seharusnya pihak Dinas Terkait memberikan teguran kepada pihak rekanan yang nakal dan tidak amanah undang undang yang mengatur tentan Standar Operasional Prosedur ( SOP ) dalam pelaksanaan proyek penimbunan jalan, dan selain itu pemerintah harus mengaudit ulang dan memberikan sanksi sesuai aturan yang ada,” Pungkasnya.

Bersambung…..

TIM news investiasi86 com”/ RUDI K