Ming. Sep 20th, 2020

Aksi Forum Komunikasi Pemuda Desa Jelantik Telah Gagal Faham

News Investigasi86.Lombok Tengah.

Plt. Kepala Desa Jelantik Kecamatan Jonggat Lombok Tengah menganggap aksi yang dilakukan Forum Komunikasi Pemuda Desa Jelantik (PKPDJ) yang diketuai Heri Murtawan tidak jelas tujuannya, Pasalnya dalam 2 (dua) suratnya dengan nomor yang sama yaitu no : 04/Sek-PKPDJ/11/1441 tertanggal 17/8/2020 dengan prihal yang berbeda yaitu Pemberitahuan dan Transparansi” Kata Plt. Kades

Kamis, 3/9/2020 mereka mendatangi Kantor Desa dan meminta serta mempertanyakan berbagai hal seperti pembiayaan covid 19 sumber anggarannya, alokasi anggaran beserta program kerja, dan data penerima Bansos.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Jelantik Kecamatan Jonggat Lombok Tengah. Plt.Kades Lalu Jayadi bersama team Protokol Kesehatan covid19 Desa Jelantik menjelaskan dan memberitahukan kepada sekitar 18 orang anggota forum tentang semua hal yang ingin mereka ketahui secara transfaran

Para anggota forum komunikasi meminta penjelasan tentang keberadaan dana Karang Taruna, dana anggaran Bumdes pertahun dan struktur pengurusnya, juga mereka minta alokasi anggaran beserta program kerja dan laporan pertanggung jawaban pertahunnya.

Pembina dari Forum Komunikasi Desa TGH. Irfan Khalil ketika dihubungi oleh pihak Pemdes agar ikut hadir dalam acara Transfaransi tersebut mengatakan, saya tidak tau kalau saya dijadikan Pembina dan saya tidak akan pernah mau jadi pembina ungkapnya lewat ponselnya.

Semua pertanyaannya itu sudah kami beritahukan secara transfaran dan sangat jelas sesuai hal suratnya, walaupun kami boleh tidak memberikan keterangan karena sudah tertulis dengan jelas terpampang di Kantor Desa, namun mereka malah meminta kwitansi belanja dan data data dari kami, kemauan mereka sudah kami tolak, karena itu ranah pemeriksaan Inspektorat, BPKP, KPK dan penegak hukum lainya dan ini bukan transparan lagi namanya tapi mau menelanjangi kami” Ungkapnya di depan wartawan

Lebih jauh ia mengatakan bahwa disamping kedatangannya yang tidak prosedural mereka juga seakan akan seperti Auditor dengan alasan keterbukaan informasi publik tanpa mengetahui apa dan bagaimana serta untuk apa informasi publik yang kita minta, Jadi mereka harus banyak tau tentang KIP

Terkait permintaan audiensi/hearing, harusnya forum ini mengajukan surat permohonan terlebih dahulu, lalu menunggu jawaban dari kami tentang kesiapan dan waktunya baru audiensi/hearing tersebut kita bisa kita laksanakan, bukan seperti ini, Surat yang dikirim ke kami kemarin itu dengan hal surat pemberitahuan dan transfaransi bukan surat permintaan audensi/hearing, “kata Plt. Kades menutup keterangannya kepada awak Media

Hadir dalam kesempatan tersebut Babinsa dan anggota Polsek Jonggat, Bhabinkamtibmas Aipda. Suji Wartono dan Babinsa Serka Lalu Wirya Hardi, kedua sudah akrab dengan Masyarakat Desa Jelantik disela tugasnya kepada wartawan dalam kesempatannya mengatakan, menghimbau dan mengajak Masyarakat khususnya kepada anggota Forum Komunikasi Pemuda Desa Jelantik untuk bersama sama menjaga ketentraman dan kenyamanan Desa kita ini, agar selalu kondusif lebih lebih dimusim pandemi covid-19 ini,” ungkapnya.

(NI86)