Ming. Sep 20th, 2020

Miris Jadi Sarang Hantu, Pasar Sentap Ketapang Tidak Berpungsi

News Investigasi86, Kalbar :

Sejak dimulai pengerjaan Rehabilitasi pembangunannya akhir 2018 lalu hingga rampung pengerjaannya pasar Rangga Sentap yang berada di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Kantor Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, sampai saat ini belum juga di fungsikan peruntukannya, pembangunan pasar tersebut menghabiskan Dana Rp 6 000 000.000 (Enam Milyar ) menggunakan Dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah /APBD Kabupaten Ketapang propinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 .

Dari hasil pantauan awak media News Investigasi86, di lokasi pasar Rangga Sentap hingga sekarang bangunan pasar tersebut tidak terurus, sangat mirisnya lagi, bangunan sebagus ini tidak difungsikan peruntukannya seolah olah kurang mendapatkan perhatian dari Instansi terkait sampai saat ini bangunan pasar tersebut belum difungsikan,sepi dari pengunjung, sepi dari kegiatan aktifitas, layaknya seperti jadi gedung sarang hantu. Seperti kita ketahui jika ada aktifitas jual beli di pasar tersebut tentunya dapat menghidupkan roda perekonomian masyarakat serta dapat meningkatkan Pendapatan hasil Daerah /PAD Kabupaten Ketapang .

Awak media News Invesrigasi86 meminta konfirmasi Hj Sarinah (47) salah seorang pedagang Pasar Rangga via WhatsApp, dirinya mengatakan ” sehubungan dengan adanya tambahan pembangunan Pasar Rangga Sentap dengan nilai anggaran senilai Rp 6 000.000 000 Milyar lebih, sangat mubazir bila mana sampai tidak difungsikan peruntukan sebagai tempat transaksi jual beli, saya mengharapkan agar Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang memfungsikan Pasar Rangga sebagai tempat transaksi jual beli masyarakat “.

Lanjut Haji Sarinah, ” kami bersama pedagang lainnya berharap agar pemerintah daerah memperhatikan para pedagang Rangga Sentap yang selama ini mengalami sepi dari pembeli, sampai sampai kami dan pedagang lainnya kehabisan modal akibat dari kami bersama pedagang lainnya berharap mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah dan jangan pasar Rangga Sentap dibiarkan terbengkalai, sementara pasar tandingan lainnya banyak berdiri dimana mana, apalagi pasar Rangga Sentap letaknya sangat jauh dari pusat kota Ketapang, jadi harapan kami sangat berharap kepada pemerintah agar dapat memper hatikan nasip para pedagang Rangga Sentap “, Kata Haji Sarinah.

Hal senada juga disampaikan Tyas dari Forum Komonitas Rakyat Indonesia / FKRI Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat ” saya disini bicara sebagai Penyambung Lidah Masyarakat , kami meminta keadilan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang , agar ada penataan kembali pengelolahan pasar sehingga dapat terauditnya retribusi dan pajak pendapatan pasar sehingga pasar Rangga Sentap menjadi pasar resmi alias LEGAL Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang dapat kembali beroperasi secara optimal ” pungkas Tyas.

(tim NI)