Rab. Agu 12th, 2020

Pendistribusian Bansos Di Desa Cikeas Udik Kondusif Dan Tidak Ada Keluhan Dari Warga

News Investigasi86.Bogor :

Dampak pandemi Covid-19 yang mulai terasa sejak April 2020 lalu dan karena diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) otomatis membuat masyarakat lemah secara ekonomi. Untuk Kabupaten Bogor PSBB proporsional masih sampai tanggal 16 Juli mendatang.

Untuk membantu warga terdampak Covid-19 ini, Pemerintah mengalokasikan bantuan yang cukup besar bahkan Triliunan Rupiah, untuk jaring pengaman sosial dengan mengucurkan berbagai Bantuan Sosial (Bansos).

Ada Bansos dari Kemensos, Bantuan Presiden, Bantuan Provinsi, Bantuan Bupati, BST, BLT DD, kurang lebih 7 item Bansos, yang sudah dan masih akan dikucurkan kepada warga.

Warga Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat, pun sejauh ini telah menerima Bansos termaktub diatas.

Kepada awak media, Kades Cikeas Udik , Miptahul Palah, mengatakan pihaknya telah menyalurkan berbagai Bansos, seperti Banpres sudah tahap 5 dengan 754 keluarga penerima manfaat (KPM), bahkan untuk tahap 5 ada penambahan menjadi 927 KK ataupun KPM.

” Bantuan Provinsi atau bantuan Gubernur Jawa Barat telah diterima 2 kali sebanyak 231 paket sembako ditambah uang tunai Rp.150.000,.”

” Bantuan Bupati (BanBup) Kabupaten Bogor, telah diterima sekali sebanyak 96 paket beras 30 kg, memang kita kebagian sedikit ini, dan telah disalurkan ke warga “,ujarnya.

Bansos BLT DD (Dana Desa) juga telah dikucurkan sebanyak 2 tahap kepada 174 KPM. Tahap 1 dibagikan dikantor Desa Cikeas Udik dan tahap 2 disalurkan door to door sesuai rumah pemilik stiker KPM itu.

Bansos reguler seperti PKH, BPNT terus berjalan dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) perluasan dengan kartu Bank Mandiri juga telah diterima warganya 3 bulan sekaligus dengan nilai sembako Rp 600.000,

Dalam hal ini pihak Pemdes hanya memfasilitasi warga untuk yang mendapatkan kartu Bank Mandiri , warung penyedia sembako ditunjuk oleh Bank Mandiri.

Ketika disinggung soal rentannya praktek ketidaksesuaian antara nilai sembako yang diterima warga dengan nilai uang yang sebenarnya, sang kepala Desa ini menuturkan sejauh dari pantauan aparatnya yaitu RT/ RW yang ikut mendampingi saat pembagian dinyatakan sesuai tidak ada komplain dari warganya.

Terkait , apakah ada kendala ataupun komplain soal distribusi Bansos ini di Desa Cikeas Udik, dengan mimik wajah senyum, sang kepala Desa yang baru dilantik Desember 2019 ini, menyatakan, “Alhamdulillah, semuanya kondusif, tidak ada yang ribut ribut gak kebagian ataupun keluhan warga sungguh terbantu” , ujarnya.

Harapannya, mudah mudahan wabah ini segera berlalu, kita segera bisa memulai new normal sampai situasi benar benar normal kembali, aktivitas kehidupan dan ekonomi pulih kembali, pungkasnya mengakhiri perbincangan.

📝 Gultom