Sab. Apr 4th, 2020

Seminar Nasional Merubah Sampah Jadi Berkah Dan Deklarasi Bondowoso Kabupaten Pelopor Gerakan Disiplin Jaga Alam

News Investigasi86.Bondowoso :

Dalam upaya memberdayakan Masyarakat utk membangun Ekonomi Kreatif. Sekaligus menutup Entry Point’ Penyalahgunaan Narkotika dengan Kegiatan ekonomi Blberbasis Kelompok (Cultivation Community ).

DPD GIAN Bondowoso & Didukung Oleh DPP MLN-MC3 menyelenggarakan. Seminar Nasional Merubah Sampah Jadi Berkah, dalam Rangka Memperingati HPSN ( Hari Peduli Sampah Nasional ).

Seminar Nasional Ini Dihadiri oleh Tokoh tokoh pemerhati Lingkungan Hidup terutama Komponen / Lembaga Masyarakat Bondowoso yang antusias mengikuti kegiatan ini.

Seminar Nasional Pertama “Sampah Membawa Berkah” Indonesia Bersih Untuk Indonesia Maju.

Dilaksanakan di Bondowoso Jatim
Sabtu 22 Februari 2020, Diprakarsai Oleh Murthi Jezz aktivis pemerhati lingkungan hidup yang sekaligus Ketua DPD GIAN Kabupaten Bondowoso Jawa Timur.

Seminar ini diselenggarakan dalam rangka Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020 .
Bertempat di Cafe Orilla Kota Tape Bondowoso.

Hadir pada acara itu Asistent 1 Agung T mewakili Bupati Bondowoso, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf.Jadi, SIP, unsur Pemerintah Daerah Bondowoso, diikuti sejumlah peserta seminar mewakili komponen kelompok masyarakat Bondowoso.

Seminar Nasional Sampah Membawa Berkah dengan tema Indonesia Bersih Untuk Indonesia Maju. Dengan nara sumber :

1. Moerty Jazz selaku Pemerhati Lingkungan, 2. Yussy Poerwati Kepala Devisi Litbang Teknologi Pertanian Dan Sumber Daya Alam Indonesia INAKER, Presidium Pendiri & Koord Team Ahli / Litbang DPP MLN-MC3 Sekaligus Wanhat DPP GIAN ( Penemu MOCAV GLUTEN FREE- LBF-OLT-BIO NANO-RECYCLE ORGANIC SAMPAH dan
3. DR. Zaenal Abidin, Kepala Laboraturium Teknologi Polimer Dan Membran ITB Dosen Dan Perancang / Pengembangan Produk Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri (FTI) sekaligus penemu Masaro.

Seminar Nasional Dibuka oleh Asistent 1membacakan Amanat Bupati Bondowoso yang memberi apresiasi terlselenggaranya Seminar ini,
mewakili Bupati Bondowoso.
Dilanjutkan sambutan Pak Dandim yang menyampaikan dukungannya betapa pentingnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.

R.Guntur Eko Widodo selaku ketua presidium, pendiri, sekaligus ketua umum Gerakan Indonesia Anti Narkotika (GIAN) yang Selalu didampingi Ir.Agus Karyadi MM, Deputi Rehabilitasi GIAN & Team Ahli DPP MC3 pusat saat ditemui usai seminar mengatakan, Kegiatan ini sangat bagus dan harus dilakukan karena ini bagian solusi penanganan sampah yang baik dan applicated bahkan bisa pula menjadi solusi dalam mengurangi angka pengangguran, mengapa demikian sebab dimungkinkan sampah bisa jadi uang.
Ketum GIAN mengajak Semua yang Hadir Dan Masyarakat Indonesia Untuk bersama sama melalui MC3 Dengan Karya Penemuan LBF/OLT oleh Bunda Yussie Poerwati Koord.Team Ahli /Litbang DPP MC3 dapat menjalankan Program Ini Dengan Terlebih dahulu diselenggarakan Diklat / Pelatihan Pelatihan Melalui Kelompok 2 / Pokja untuk memudahkan Transformasi dan mengimplementasikan Program Hasil Karya Ilmiah Nya.

Secara Terpisah Bunda Yussie Poerwati Memberikan Statement nya Kepada Awak Media bahwa Semua Hasil Penemuannya Ini Akan Didedikasikan Kepada Bangsa Tercinta Melalui Perjuangan Bersama GIAN & MC3 di Seluruh Indonesia.

Dipastikan Asistent 1 mewakili Bupati Bondowoso dan Dandim 0822. Bersama DPP MLN-MC3 akan menjadikan Bondowoso sebagai pilot projek nasional bahkan Bondowosolah yang pertama kali melakukan hal ini dengan merobah pola penanganan sampah dari mulai yang konvensional menjadi sampah yang berkah.

Sebelum acara berakhir Dandim 0822 Bondowoso, didampingi R Guntur Eko Widoso, Presidium Pendiri MLN-MC3 Sekaligus Ketua Umum GIAN dan Pak Asisten I Bupati Bondowoso Pimpin dekalrasi Bondowoso Kabupaten Pelopor “Gerakan Disiplin Jaga Alam “

Dilanjutkan dengan penandatangan pernyataan Sikap Bersama deklarasi bersama disusul Asistent 1, Nara Sumber Utama DR.Zainal Abidin, Moerty Jazz, Yussy Poerwati, Guntur, dan peserta seminar di Cafe Orilla Bondowoso Jawa Timur.

📝 Endi Ruhita.