Inilah Penjelasan Ketua APINDO Kabupaten Sukabumi Perihal Muskab Ke-IV

News Investigasi86.Sukabumi :

Bertempat di Gedung Pangrango Hotel Augusta,Jalan Raya Cikukulu No 72,Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Rabu (11/09/19).

APINDO Kabupaten Sukabumi melaksanakan Musyawarah tingkat Kabupaten, yang dimulai pukul 09:00 Wib. Dengan menghadirkan juga pertunjukan seni budaya Sunda salah satunya Kilengser, yang bertugas Mapag Tamu (red_Nyambut Tamu) diperhelatan tersebut juga seni budaya lainnya yang cukup menjadi pusat perhatian semua tamu undangan.

Nampak hadir di helat tersebut Ketua Apindo Jawa Barat Sugiyanto yang diwakili jajarannya, Ketua Apindo Kabupaten Sukabumi Ning Wahyu Astuti S.Pd.MM beserta jajaran pengusaha Kabupaten Sukabumi,Kepala dinas Tenaga kerja dan Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, perwakilan Forkopinda Kabupaten Sukabumi dan Kota, Tamu undangan dan juga beberapa rekan Media.

Perhelatan tersebut dilakukan yang bertujuan untuk melakukan musyawarah pergantian pengurus periode 2019-2024.Dalam Pemilihan ini terutama untuk pemilihan Ketua Apindo Kabupaten Sukabumi. Kemudian ketua yang terpilih, nantinya akan memilih tim Formatur yang menentukan jajaran pengurus lengkap.

Ketua Apindo Kabupaten Sukabumi Ning Wahyu Astuti S.Pd.MM,sama Awak Media menjelaskan_

” Dikegiatan hari ini Apindo sendiri, adalah Muskab (red_Musyawarah Kabupaten) yang ke IV, yakni untuk memilih kepengurusan masa bakti yang baru dari 2019 ke 2024. Dan sampai saat ini kandidat calon ketua untuk Apindo sendiri cuma saya sendiri, sampai ditutup kembali pencalonan kemarin “Terangnya.

Masih Kata Ning” Dan mengenai mekanisme pemilihan kita semua serahkan kepada Pa Darno sebagai ketua komisinya.Tergantung apakah melalui Aklamasi ataukah Voting, ini kan baru berkembang. Setelah ini baru dimulai. Hal lain mengenai legal formal anggota Apindo Kabupaten Sendiri semuanya jelas legal, karena sebelum mereka masuk, kami ada verifikasi sebelumnya.Bahkan yang belum lengkap kami Apindo Kabupaten Sukabumi membantunya “Ucapnya.

Disisi lain, Ning juga menjelaskan perihal terkait adanya beberapa perusahaan yang hengkang dari Kabupaten Sukabumi,

” Masalah adanya beberapa perusahaan yang hengkang, ini adanya persaingan terutama diupah. Kalau kita bandingkan dengan jawa tengah kalau di Compared/bandingkan, bedanya banyak sekitar 1 jutaan lebih. Disana costumer itu kan berhitung, mereka pastinya memilih dong mana yang menjual jasa kemereka lebih murah. Saat ini Jawa tengah lebih murah,ini salah satu contohnya.

” Dengan situasi seperti itu, perlunya Apindo melakukan Kolaborasi dengan Pemerintah. Dari kolaborasi itu ketahuan, Oh ternyata pemerintah punya potensi di Pariwisata, nah kita Apindo bisa bantu dengan cari investor yang akan bergerak dibidang itu. Kalau industrial tidak bisa lagi bersaing,apa boleh buat. Kita tidak bisa melarang mereka hengkang dari sini,kalau dipaksakanpun mereka akan tetap tutup. Mereka ada yang relokasi ada juga yang tutup.”

” Makanya tugas Kita Apindo,terhadap mereka yang akan kehilangan pekerjaan. Kita tetap bisa menampung mereka dan kembali untuk mendapatkan pekerjaan “Tandasnya.

Diakhir wawancaranya, Ning juga berharap,

” Harapan saya juga terhadap rekan wartawan, bisa menyuguhkan berita hal yang berbau positifnya juga, sehingga Investor itu akan bisa tertarik dengan Sukabumi. Pemberitaan demo dan lainnya ya memang itu terjadi, tetapi juga harus diimbangi dengan hal positifnya.Kita juga pingin kan saudara kita,tetangga kita dan semua memiliki pekerjaan. Sehingga Perekonomian bertumbuh di Sukabumi “Harapnya.

Reporter_Iwan Sugiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *