Kedatangan Tahanan Serta Majelis Hakim Yang Tidak Lengkap Menjadi Penyebab Pengadilan Negeri Jakarta Utara Dikeluhkan Masyarakat

Jakarta, newsinvestigasi86.com –Persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara banyak dikeluhkan sejumlah pihak, mulai dari kedatangan tahanan dari Rutan, Majelis Hakim tidak lengkap saat bersidang serta persidangan berlangsung hingga malam hari.

Ada tudingan jaksa tidak profesional karena tidak mampu menghadirkan tahanan tepat waktu saat akan di sidangkan, persidangan pidana yang dijadwalkan mulai pukul 12.00 WIB Sementara tahanan tiba dipengadilan pukul 14:00 WIB, bahkan sampai pukul 14:30 WIB. Padahal waktu registrasi peralihan pengawalan masih membutuhkan waktu. Sehingga persidangan acapkali digelar setelah pukul 15.00 atau pukul 16.00 WIB.

Kapada wartawan Salah satu pengunjung sidang yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, dirinya datang dari pukul 10:00 WIB untuk memenuhi panggilan jaksa penuntut umum guna menjadi saksi namun hinggga pukul 15:30 WIB sidang belum juga di mulai.

Saya sudah datang dari jam 10 mas, masa sudah hampir jam 4 sidang belum juga di mulai,” ujar nya.

Saat dikonfirmasi wartawan Kasi Pidum Kejari Jakarta Utara Satria Irawan SH, MH mengatakan.” untuk menghadirkan tahanan kepersidangan kejaksaan harus berkoordinasi dengan dua instansi, yakni kepolisian dan Rutan.

Kejaksaan mengajukan permohonan pengawalan tahanan ke Polres Jakarta Utara, setelah itu baru mengajukan permohonan untuk mengeluarkan tahanan ke Rutan Cipinang baru kemudian membawanya ke pengadilan.” Ujar Satria Irawan SH, MH.

“Kita sudah berusaha bekerja sebaik mungkin, tetapi kita memiliki ketergantungan dengan instansi lain. Jam kerja kita adalah sampai pukul 16:00 WIB, tetapi kita belum pulang kerja sebelum pengawal tahanan tiba di kejaksaan. Kita harus menunggu laporan terkadang hingga pukul 21:00 WIB, Hal ini menurut Satria Irawan sudah pernah dibahas ditingkat pimpinan dan berjalan baik. Namun belakangan kembali lagi. “ujar Kasi Pidum.

Saat dikonfirmasi wartawan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara Amin Ismanto, SH, MH mengatakan.” tahanan tiba terlalu sore. Namun dia menganggap bahwa masalah itu tidak menjadi penghambat pada proses persidangan.

“Kita sudah biasa sidang sampai jam 8 malam. Kan bisa sampai malam, tidak apa-apa,” ucap Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Ketua pengadilan negeri jakarta utara Amin Ismanto, SH, MH berharap kinerja kejaksaan bisa ditingkatkan agar persidangan digelar sesuai jadwal. “Dulu sudah pernah dibahas ditingkat pimpinan dan disepakati. Ternyata bisa, Saya juga bertanya dan berpikir mengapa bisa berubah?” Ungkap Ketua.

Amin Ismanto berharap terbangun sinergitas antar instansi Kejaksaan, kepolisian dan Rutan agar semua pekerjaan dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

“Kita senantiasa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSP) ini kita buat untuk mempermudah akses pelayanan masyarakat. Jadi mereka pada jam kerja standby dimeja masing-masing,” ujar Ketua.

Ketika disinggung terkait majelisnya hakim tidak lengkap dalam bersidang, Amin Ismanto mengatakan tidak boleh.

“Kalau ada persidangan tidak lengkap majelisnya kita kasi sanksi. tidak boleh setiap perkara itukan sudah mempunyai Ketua majelis dan anggota Majelis masing-masing,” tegas Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara Amin Ismanto, SH, MH.

(Nhd) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *