Diduga Pembagian Beras Rasta Di Desa Seburing Kecamatan Semparuk Sambas Sangat Tidak Tepat Sasaran

News Investigasi86, Kalbar :

Seorang Wanita Bernama Saninah warga dusun Kartini desa Seburing kecamatan Semparuk kabupaten Sambas Kalimantan Barat, saat ini tempat tinggalnya masih menumpang kepada orangtuanya bernama kartimin.

Menurut informasi warga masyarakat desa Seburing yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan” kalau ibu kartini keadaannya sangat memperhatinkan, tinggal bersama ayahnya itupun menumpang di samping rumah kartimin dan tempat tinggal yang selama ini di tempati adalah bekas penyimpanan padi “. Ujarnya.

Awak media news investigasi86 com, ingin mencari kebenaranya secara dan langsung mendatangi ibu Saninah yang terletak di dusun Kartini desa Seburing kecamatan Semparuk kabupaten Sambas.

Menurut ibu kartini menjelaskan kepada awak media News Investigasi86,” memang benar saya menumpang sama papa saya sudah lama lebih kurang 2 tahun bersama anak saya yang masih kecil “. Ujarnya.

Lanjutnya” dan selama saya tinggal di gubuk berukuran hanya sekira lebar 2,0 m panjang 3,0 m, yang hanya bisa di tempati dua orang, saya sudah bersyukur masih ada keluarga yang mau memberikan tempat tinggal walaupun yang tidak begitu luas dan lebar yang penting bisa tidur bersama anak saya asalkan tidak kehujanan “Ujarnya sedih.

Tempat tinggalIbu Saninah bersama anak kecilnya yang jauh dari kata LAYAK (red)

” Saya menumpang tempat tinggal sama papa saya lebih kurang 2 tahun, suami saya bekerja di malaysia kadang kirim uang tidak tentu, kadang kadang ada dan kadang kadang tidak “, Ujarnya.

” Selama saya tinggal di sini, memang belum pernah mendapat bantuan seperti beras Rastra apa lagi yg lainya,dari pemerintah desa Seburing selama saya tinggal disini “. Ujarnya pilu.

Menurut Hendri selaku ketua RT dusun Kartini desa Seburing kecamatan Semparuk kabupaten Sambas, menjelaskan kepada awak media news investigasi86” sudah beberapa kali saya mengajukan ke desa untuk membantu mendapatkan bantuan beras rasta kepada ibu Saninah, namun tidak pernah di tanggapi oleh aparat desa dengan alasan masih memakai data lama “.ujarnya.

Lanjutnya,” bahkan saya sudah nemohon agar aparat desa bisa mengambil kebijakan, supaya warga saya ibu saninah bisa terbantu namun tidak di tanggapi juga “.

“Saya sangat kecewa atas aparat desa yang seharusnya bantuan dari pemerintah berupa beras rastra seharusnya tepat sasaran kepada masyarakat yang tidak mampu dan yang sangat membutuhkan, bukannya yang dibantu untuk bagi yang mampu “. Ujarnya kecewa.

Lanjut lagi,” Saya sangat prihatin dengan keadaan warga saya yang bernama ibu saninah, yang selama ini numpang tinggal rumah keluarganya, itupun bekas tempat penyimpanan padi, berukuran sangat kecil,saya sudah cukup untuk membantu warga saya dengan mengajukan permohonan ke Pemerintah desa Seburing tapi sayangnya usaha saya sia sia ” Ujarnya penuh kekecewaan.

(RUDI K)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *