Satreskrim Polsek Caringin Sukabumi Ringkus Dokter Gadungan Yang meresahkan Warga

News Investigasi86.Sukabumi :

Dokter gadungan berinisial KS alias Dr.H.Tengku Ismet Ibrahim Bin H.Ahmad. Berhasil diringkus Satuan Reserse dan Kriminal Polsek Caringin Polres Sukabumi. Saat pelaku melakukan aksinya diwilayah Kampung Undrus Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin,Sukabumi Jawa Barat, Minggu (08/09/19).

Dari hasil informasi yang didapat Awak Media, pada awalnya pelaku KS datang ke Caringin dengan dalih mencari sebidang tanah, pada saat itulah KS bertemu dengan salah seorang Korban yang bernama Wawan dan disitulah KS mengaku sebagai seorang Dokter yang mengaku bertugas disalah satu rumah sakit ternama diwilayah Kota Sukabumi.

Salah seorang Korban Dokter gadungan tersebut(red_KS), Hermawan Sutanto(48), warga Kampung undrus Rt.003/001 Desa Caringin wetan Kecamatan Caringin. Dirinya mengatakan,

” Awalnya pada saya tidak mengetahui bahwa dokter tersebut palsu atau gadungan, karena memang pada saat itu saya sedang sakit lambung dan pinggang dan diberikanlah obat oleh KS tersebut, selain saya ada beberapa pasien lagi yang dilayaninya “Terangnya.

Lanjut Hermawan” Saya benar benar tidak tahu awalnya, kalau ternyata KS itu Dr Gadungan. Dan tau tau sudah ramai bahwa KS ditangkap Polisi karena dia Dr Gadungan “Ucapnya.
 

Sementara itu Kapolsek Caringin Iptu.Rafiq Rahardian Syah pada saat menemui Beberapa Awak Media,dirinya mengatakan,

” Kejadian tersebut awalnya terjadi pada bulan agustus tepatnya pada hari Sabtu tanggal 31 Agustus 2019, bahwa diwilayah Kampung Undrus Desa Caringin Wetan ada seorang Dokter Gadungan yang tengah beraksi, hal tersebut diketahui dari saudara Holid yang merupakan salah seorang korban dari Dokter Gadungan tersebut “Jelasnya.

” Alhamdulilah Berkat kerjasama yang baik dengan pihak Puskesmas Caringin, akhirnya pelaku berhasil kami amankan berikut barang bukti berupa obat-obatan dan alat kedokteran lainnya. Sementara pelaku akan dijerat dengan pasal 77 jo Pasal 73 ayat (1) dan pasal 78 jo Pasal 73 ayat (2) UU RI No 29 Tahun 2004 tentang prakter Dokter dan Pasal 378 KUH Pidana, dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun Penjara “Tegasnya.

Reporter_Iwan Sugiyanto

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *