Anggota SPKT Dan Penjagaan Polsek Wonokromo Di Bacok, Pelaku Di Duga Anggota ISIS

newsinvestigasi86.com, Surabaya :

Mapolsek Wonokromo, Minggu’ 17/08/19 sekira jam 16.40 Wib, bertepatan dengan pelaksanaan upacara penurunan bendera dalam rangka memperingati HUT RI ke-74, di hebohkan kejadian penusukan yang terjadi pada anggota Polsek Wonokromo yang sedang bertugas di penjagaan,

Aiptu Agus anggota SPKT Polsek Wonokromo dan anggota piket Reskrim Briptu Febian, diserang seorang pria tak dikenal, Modusnya pelaku pura-pura membuat laporan, namun seketika menyerang petugas dengan melakukan pembacokan menggunakan Celurit, (Sajam),

Pelaku diduga akan melakukan jihad dengan menyerang anggota polisi, spontan di lakukan penembakan terhadap pelaku setelah anggota SPKT yang luka di bagian pundak teriak meminta tolong, seketika pelaku jatuh dan dapat di lumpuhkan,

Dari penggeledahan polisi, di temukan dua lembar kertas fotocopy bertuliskan ‘laillahhaillallah’ dan di temukan air gun serta dokumen terkait kelompok teroris dalam tas ransel warna hitam milik pelaku

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung Mangera menceritakan, sekitar pukul 16.45 WIB, pelaku masuk ke mako Polsek Wonokromo dan diterima anggota SPKT serta ditanya keperluannya apa.

Kemudian pelaku secara tiba-tiba langsung melakukan pembacokan dengan menggunakan clurit dan mengenai bagian tubuh anggota SPKT,” Sabtu (17/8/2019).

Spontan anggota SPKT teriak minta tolong, seketika itu anggota Reskrim datang membantu dan melakukan tindakan penembakan, sehingga pelaku dapat di lumpuhkan dan diamankan anggota reskrim Wonokromo,

Barang bukti yang dapat disita 1 buah pisau, 1 buah celurit, 1 buah ketapel dengan amunisi kelereng, 1 senpi gas gun hitam, 1 buah kaos warna hijau, alat mandi, 1 tas ransel hitam, 2 lembar kertas fotocopy bertuliskan laillahhaillallah, jelas Kombes Barung,

Kini kami masih mengamankan TKP dan melakukan interogasi awal terhadap pelaku, Serta membawa korban Aiptu Agus yang mengalami luka bacok sedangkan Briptu Febian luka lebam di wajah, ke Rumah sakit, tambah Barung.

(Tim Investigasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *