Uji Coba Blasting Dalam Rangka Deteksi Dampak Terhadap Lingkungan Warga

newsinvestigasi86.Com,Sukabumi :

Kapolres Sukabumi,AKBP Nasriadi, SH,SIK, MH, didampingi Sodari Atapong dan team dari pihak PT.SCG. Dan juga diikuti Kapolsek Jampang tengah AKP Samsuri bersama 4 personil. Memimpin pemantauan uji ledakan peledakan ((Blasting) PT. STS-SGC.Senin (12/08/19)

Lokasi Blasting sendiri bertempat di Kampung Leuwidinding, Rt 04/01 Desa Tanjungsari Kecamatan Jampang tengah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.(12/19)

Kegiatan uji peledakan merupakan Respon Polres Kabupaten Sukabumi, menindak lanjuti laporan masyarakat Kampung Leuwi dinding Desa Tanjung Sari, yang mengaku merasa terganggu dengan aktifitas peledakan (blasting) PT STS-SGC yang menurut pengakuan warga mengakibatkan keretakan rumah akibat getaran serta suara dentuman yang menghawatirkan warga.

Lalu kemudian dilakukannya kegiatan tersebut, dengan diawali alat pendeteksi getaran (Blasmate) dipasang disamping rumah Sodari Ija bin Nedi(70) seorang Petani warga Kampung Leuwidinding Rt 04/01, Desa Lewidingding dengan berjarak 1.100 meter dari lokasi Blasting.

Dan sekitar Pukul 13:15 WIB, dilaksanakan blasting. Handoyo salah seorang Operator Blasmater menerangkan_

Bahwa suara ledakan dibawah 50 desibel/detik dan getaran tdk melebihi 0,2 (terindikasi karena alat tidak berbunyi) “Terangnya.

Lalu Pasca blasting Kapolres Sukabumi bersama pihak SCG melakukan pengecekan rumah warga,Latipah Rt 04/01,Ustad Ajid Rt 04/01dan Dana Rt 08/01.

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, SH, SIK, MH .Menyampaikan himbauannya_

Berharap warga agar bisa memahami bahwa setelah uji coba blasting,tidak berhenti sampai disini. Tetapi akan dilakukannya rapat evaluasi bersama pihak terkait dalam hal ini.Dan dihimbau juga terhadap warga masyarakat, agar tidak terprovokasi oleh pihak tertentu,selama kegiatan berlangsung masih berjalan dengan aman dan lancar “Tandasnya.

Reporter_Iwan Sugiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *