Ramah Tamah Kapolda Kalbar, Gubernur Dan Pangdam XII/Tpr Bersama Pemkab Sambas Dan Warga

Ramah Tamah Kapolda Kalbar, Gubernur Dan Pangdam XII/Tpr Bersama Pemkab Sambas Dan Warga

newsinvestigasi86.com, Sambas :

Ratusan orang memadati sebuah ruangan berukuran lebar. Mereka hadir di sana untuk hadir dalam sebuah kegiatan rutin. Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, Gubernur Kalbar Sutarmidji SH MHum, Pangdam XII/ Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, hadir dalam ramah tamah bersama segenap komponen warga Sambas, di Pendopo Kantor Bupati Sambas, Senin (15/7/2019) malam.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH mengatakan, acara yang digagas oleh Bupati Sambas ini adalah ulang tahun Kabupaten Sambas yang ke-20.

Sambas ini, adalah tempat kelahiran Saya. Selalu ada yang berubah setiap tahun, selalu ramai setiap tahunnya,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Merupakan kunjungan kerja dari Forkopimda Provinsi, untuk memantau dan memberikan masukan terkait kesejahteraan dan keamanan. Soal keamanan, karena Sambas ini berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia masih didengar adanya warga yang keluar masuk tanpa dokumen.

Berangkat ke perbatasan harus ada dokumen ke Imigrasian,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, mengingatkan.

Terkait program Desa Mandiri. Ketahanan sosial ini bagaimana Kita bersama aparat desa mengatasi masalah sosial dengan membangun poskamling, siskamling modern. Begitu juga ketahanan ekologi dari banjir, longsor dan Karhutla.

Bagaimana mendeteksi dini sebelum terjadi dan mengevakuasi menyelamatkan korban. Ada 2031 Desa di Kalbar ini yang ingin tercapai menjadi Desa Mandiri. Sejalan dengan gagasan presiden, pembangunan dari pinggiran. Kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah berjalan kondusif. Kedatangan kami ingin melihat program program yang sudah dilaksanakan pemerintah Kabupaten,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Lalu bagaimana perkembangan di Kalbar? Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menjelaskan, “ masih ada Narkoba, diamankan 2 kilogram, 25 kilogram dan seterusnya. Yang disasar anak anak remaja, bahaya sekali Proxy War bisa menghabiskan satu generasi. Generasi muda adalah tanggungjawab kita, Sambas harus ada selama-lamanya, tidak boleh hilang,”.

Bupati Sambas, Haji Atbah Romin Suhaili Lc, diperingatan hari jadi ke-388 Kota Sambas dan berpindahnya Kabupaten Sambas yang ke-20 menyampaikan. “ Samba wilayah perbatasan dengan Malaysia. Perhatian pemerintah sangat fokus terhadap Sambas. 2,5 jam kita sudah bisa berada di tengah Kota Kuching. Sudah hadir Pos lintas batas negara, yang megah dan menjadi kebanggaan warga Sambas dan Indonesia. 80.000 orang Warga Sambas bekerja di Kuching Malaysia,” kata Bupati Sambas, Haji Atbah Romin Suhaili Lc.

Bupati Sambas, Haji Atbah Romin Suhaili Lc, menyebut, tahun 2020 jembatan Sambas besar dibangun. Mudah-mudahan titik yang sudah ditentukan bisa diamankan sampai dengan pembangunannya,” kata Bupati Sambas, Haji Atbah Romin Suhaili Lc.

Gubernur Kalbar Haji Sutarmidji SH M.Hum, menyebut Kalbar bisa maju mengejar ketertinggalan. Karena pembangunan infrastruktur jalan naik berlipat, pendidikan, kesehatan gedung 6 tingkat Rs. Sudarso dan SMA unggulan di Mempawah selesai.

“RS ada penambahan fasilitas selesai. SMK unggul akan dibangun di benggkayang, sanggau dan landak. Reformasi Birokarsi, UPT dihapus, UPJ semuanya tdk ada lagi, UPT pendapatan dari 15 menjadi 8. Masalahnya, kepala daerah harus tahu semuanya,” kata Gubernur Kalbar Haji Sutarmidji SH M.Hum. “Kepala daerah dituntut harus tahu semua. Perlu adanya percepatan percapaian. Pembangunan jembatan Sui Sambas tahun depan sudah dianggarkan uang mukanya. Dianggarkan pembangunannya hampir 1 Triliun. Infrastuktur jalan selesai, maka percepatan ekonomi cepat. Sambas sebagai gudangnya birokrat. “untuk terbuka dan mampu bersaing,”.

Gubernur Kalbar Haji Sutarmidji SH M.Hum menjelaskan, tahun depan, anggaran provinsi akan terakses sevara online. Pembangunan akan dibangun dari wilayah pinggiran Desa, dari 1 Desa Mandiri target tahun ini menjadi 60 Desa, “ harapnya.

(Yopi NI )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *