Komplotan Begal Sadis Di Kawasan Kampus “UTM” Berhasil Di Bekuk Polres Bangakalan

newsinvestigasi86.com, Bangkalan :

Komplotan begal sadis yang sering beraksi di kawasan kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) akhirnya tumbang di tangan Jajaran Polres Bangkalan,

Senin, 15 Juli 2019 sekira pukul 02.00 Wib, Satreskrim Polres Bangkalan yang di pimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP. David Manurung, SE, S. I. K, berhasil meringkus Heru Irawan (25), salah satu pelaku begal terhadap korban dua orang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM), karena hendak kabur, Polisi terpaksa menembak kaki kanan Heru untuk melumpuhkannya,

Berawal dari laporan korban Wanda Hamidah (19) warga Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan yang mengaku jadi korban Begal di kawasan Jln. Raya timur kampus universitas Trunojoyo Madura “UTM” 24 Mei 2019 dan korban satu lagi Holiq (23) Warga Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan pada 25 Juni 2019 juga menjadi korban pembegalan di Jln. Raya Pandabah, Desa Pandabah, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan

Di jelaskan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes. Pol. Frans Barung Mangera ketika Press Release, Heru adalah salah satu (1) dari komplotan begal yang sering beroperasi di kawasan kampus Universitas Trunojoyo Madura “UTM,” Selasa (16/7/2019).

Menurut Kombes. Frans Barung, kasus begal yang sering beraksi di sekitar kampus “UTM” akan terus didalami, termasuk mengejar dua pelaku lainnya berinisial HN dan SN yang ikut serta melakukan pencurian dengan kekerasan (curas) bersama Tersangka Heru, kini keduanya telah menjadi target operasi (TO) karena telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO)

Mewakili Kapolda Jawa Timur, Frans Barung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Bangkalan dan seluruh anggota serta masyarakat yang ikut berpartisipasi mengungkap kasus ini.

Di tambahkan Kapolres Bangkalan AKBP. Boby Pa’ludin Tambunan, bahwa pengungkapan kasus begal itu merupakan hasil dari penyelidikan atas laporan dua kejadian curas di sekitar kampus UTM dan di akses jalan Jembatan Suramadu, Korban dua orang yang ketepatan satu mahasiswa dan satu lagi mahasiswi “UTM”, dan komplotan Heru memang tergolong begal sadis, karena tidak segan-segan melukai korbannya, bahkan dua orang mahasiswa UTM yang telah menjadi korban, sama-sama terkena bacok,

Penangkapan terhadap Heru bermula dari tertangkapnya Moh. Sihon (28) warga Desa/Kecamatan Labang, yang tak lain adalah Satpam UTM, dari penyelidikan Polisi, diketahui Sihon telah menjadi penadah sepeda motor hasil kejahatan, dari rumah Sihon, polisi menyita 8 unit sepeda motor, 11 STNK, dan sejumlah plat nomor.

Sihon mengaku membeli sepeda hasil kejahatan itu dari Heru, termasuk dua sepeda motor milik mahasiswa dan mahasiswi UTM,

Tidak hanya Heru dan Sihon, Satreskrim Polres Bangkalan juga berhasil menangkap dua penadah lainnya yakni Sukidi (46) dan Dofir (36) warga Desa/Kecamatan Tanjung Bumi, dari pengungkapan kasus tersebut, Selain menyita 8 unit sepeda motor dan 11 STKN, polisi juga mengamankan 6 unit Hand Phone serta senjata tajam (sajam) jenis celurit.

Kami tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas dan terukur bagi pelaku begal sadis yang melakukan perlawanan, sementara pelaku kita jerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 Tahun Penjara,

Pewarta : Bagus
Editor : Endi Ruhita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *