Oknum Guru PAUD Asyakirin Sekura Sambas Di Duga Korupsi Dana BOP PAUD

Oknum Guru PAUD Asyakirin Sekura Sambas Di Duga Korupsi Dana BOP PAUD

News Investigasi86, Sambas :
Jumat tgl 10/5/2019.

Guna mencari kebenara Terkait informasi tentang adanya dugaan indikasi korupsi Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) yang dilakukan oleh oknum guru Paud Asyakirin. Awak media News Investigasi86 menemui nara sumber berinisial FW, yang beralamat di dusun Kelumpang desa Sekura kecamatan Teluk Keramat kabupaten Sambas Kalimantan Barat.

Nara sumber FW menjelaskan kepada awak media news investigasi86 bahwa ibu Najina yang juga selaku ketua Paud di desa Sekura kecamatan Teluk Keramat kabupaten Sambas, meminta pendaftaran uang masuk/ uang pendaftaran Anak Usia Dini kepada orang tua calon murid sebesar Rp. 80,000,- (Delapan Puluh Ribu Rupiah), dan yang lebih parahnya lagi meminta uang untuk pembangunan sebesar Rp. 90,000,- (Sembilan Puluh Ribu Rupiah), begitu juga untuk uang bulanan juga dia meminta sebesad Rp. 25,000,- (Dua Puluh Lima Dibu Rupiah).

Kami selaku masyarakat yang hidup susah, merasa sangat keberatan dengan adanya pembayaran di Paud. Padahal uang bantuan yang di salurkan dari pemerintah (BOP PAUD) untuk membantu masyarakat yang ingin anaknya masuk Pendidikan Anak uUia Dini “, ungkaonya.

Lida guru sekaligus Bendahara di Paud Asyakirin.(red).

Awak media News investigasi86, mendatangi salah satu guru bernama Lida di rumahnya guna meminta konfirmasi kebenaran informasi tersebut. Lida guru juga selaku Bendahara di Paud Asykirin, mengatakan ” uang pendaptaran untuk anak usia dini sebesar Rp. 80,000,- (Delapan Puluh Ribu Rupiah) untuk pembayaran uang baju dan uang yang di pinta kepada orangtua murid anak usia dini sebesar Rp 90,000,- (Sembilan Puluh Ribu Rupiah) tersebut bukan untuk pembangunan “, unkapnya berdalih.

Dan mengenai uang bulanan yang di minta kepada orangtua murid anak usia dini sebesar Rp 25,000,- (Dua Puluh Lima Ribu Rupiah) dan uang bantuan yang di kucurkan pertahunnya dari pemerintah ( BOP PAUD ) baru tiga kali di terima dari tahun 2016 sampai tahun 2018. Pertahunnya sebesar Rp 18,000,000,- sesuai daptar jumlah anak usia dini yang ada di Paud Asyakirin. Menurut ibu lida uang bulanan dari orangtua mirid dan uang bantuan dari pemerintah tersebut di pergunakan keperluan luar, dengan dalih dan alasan masih belum ada alat alat mainan, yang jelas untuk keperluan di Paud ” ungkapnya.

Bersambung….

(Rudi K )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *