ULAH SALES PERALATAN KOMPOR GAS YANG MENGAKU PETUGAS CEK TABUNG LPG, DI KECAM DPC LP-RI

ULAH SALES PERALATAN KOMPOR GAS YANG MENGAKU PETUGAS CEK TABUNG LPG, DI KECAM DPC LP-RI

NEWSINVESTIGASI, Banyuwangi

Tindakan sales peralatan kompor gas karyawan UD. Mandiri Karya Teknik yang dalam memasarkan produknya mengaku petugas resmi cek tabung LPG dan telah meresahkan warga Dsn. Pasembon Desa Sambirejo kec. Bangorejo menuai kecaman keras Sujiyono salah satu tokoh muda/aktivis yang getol membela hak-hak rakyat kecil di kabupaten Banyuwangi.

Saat ditemui dikediamannya yang juga merupakan kantor DPC LSM LP-RI (Lembaga Peduli Rakyat Indonesia) Sujiyono mengatakan jika cara-cara penjualan yang dilakukan oknum sales dengan mengaku sebagai petugas resmi pemerintah untuk memeriksa tabung LPG seperti yang terjadi di wilayah Sambirejo itu, jelas bisa merugikan masyarakat.

Karena peralatan kompor gas milik masyarakat yang seharusnya masih layak pakai, dengan terpaksa harus diganti dengan yang baru atas permintaan sales, padahal alat yang terpasang di kompor milik masyarakat belum tentu rusak, padahal masyarakat untuk mendapatkan peralatan itu tentunya dengan cara membeli,

Terkait permasalahan ini, Sudah ada beberapa pengaduan masyarakat yang masuk kemeja saya, dalam waktu dekat saya akan segera mengambil langkah agar masyarakat tidak terus dirugikan dengan ulah beberapa oknum sales seperti yang terjadi di Dusun Pasembon itu”,

“jika perlu kita akan membawa permasalahan ini keranah hukum, dengan melaporkannya kepihak berwenang, menindak lanjuti apa yang diberitakan sebelumnya, atas keresahan yang di alami warga Dusun Pasembon, Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, yang menjadi korban penjualan peralatan kompor gas dengan paksa yang dilakukan oleh beberapa karyawan UD. Mandiri Karya Teknik.

(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *