MESIN PENDORONG BANTUAN PEMERINTAH UNTUK NELAYAN TIDAK TEPAT SASARAN

MESIN PENDORONG BANTUAN PEMERINTAH UNTUK NELAYAN TIDAK TEPAT SASARAN

News Investigasi 86, Banyuwangi :
Pemerintah dalam berupaya untuk meningkatkan tarap hidup para nelayan di berbagai wilayah negeri, dengan berbagai cara di antaranya memberikan bantuan langsung melalui POKMAS nelayan di setiap wilayah pantai hampir di seluruh pelosok negeri,
Termasuk salah satunya POKMAS (kelompok Masyarakat) petani nelayan BAROKAH di Dusun Cungkingan, Desa Badean, Kecamatan Kabat, yang sejak 6 tahun silam mendapatkan bantuan berupa Mesin pendorong, Perahu Fiber, Kerambah dll,

Namun sayang, bantuan tersebut banyak yang tidak tepat sasaran dan di salah gunakan, seperti pengakuan Kadi(50) Warga Dsn. Cungkingan Rt. 01 Rw. 03 Ds. Badean Kec. Kabat, kepada News Investigasi (8/02) pihaknya telah di data oleh ketua kelompok Barokah yakni Musairi dan di janjikan dapat bantuan1 unit mesin pendorong, tak lama mesin di maksud telah di terima oleh Kadi, namun seminggu kemudian mesin tersebut di ambil lagi oleh Musairi selaku ketua kelompok dengan alasan mesin mau di taruh di perahu fiber bantuan sebelumnya dan dikelola oleh pengurus, saat mesin di ambil, Kadi di beri uang 500rb oleh Musairi, dengan alasan sebagai ganti karena Kadi sudah mau jadi atas nama saat pengajuan proposal,

Di waktu yang hampir bersamaan, saat di konfirmasi, Musairi(40) Warga Dsn. Cungkingan, Ds. Badean, Kec. Kabat, selaku ketua kelompok membenarkan pengakuan Kadi bahwa memang mesin pendorong yang di terima Kadi telah di minta kembali olehnya, namun menurutnya itu di lakukan atas dasar musyawarah pengurus kelompok Barokah dengan alasan Kadi setatusnya hanya penguras, dan tidak mempunyai perahu, jadi mesin di ambil alih oleh pengurus, tegas Musairi,

Bersambung edisi berikutnya, ikuti penelusuran tim News Investigasi tentang adanya dugaan mesin bantuan pemerintah melaui kementrian perikanan dan kelautan yang di perjual-belikan oleh anggota kelompok lain,..

(Gus-Eddy)