Kades Cidahu Korupsi Dana ADD,Warga Desa Cidahu Geram Datangi Kantor Desa

Kades Cidahu Korupsi Dana ADD,Warga Desa Cidahu Geram Datangi Kantor Desa

News Investigasi86. SUKABUMI :
21 Januari 2019.
Adanya informasi penyelewengan Dana Desa tahun anggaran 2018 oleh Kepala Desa Cidahu bernama Sarip atau biasa dipanggil Jebag. Warga masyarakat Desa Cidahu,Kecamatan Cibitung Sukabumi Jawa Barat.Geram dan beramai ramai mendatangi Kantor desa. Untuk meminta penjelasan prihal tersebut sekaligus pertanggung jawaban kepada pihak Desa. Senin Pagi Jam 09:10 Wib(21/19)

Hadir dalam aksi warga tersebut Camat Cibitung Unang Hasirin SH dan Jajarannya, Ipda Muklis (Perwakilan Polres Sukabumi), Kapolsek Surade Akp Norbertus Santoso dan jajarannya, Danpostramil Cibitung Peltu Dudin dan jajarannya, Anggota Forum organisasi kemasyarakatan Surade Fkpm Dapil 6 , Beberapa journalis dan Puluhan warga masyarakat dari tiap perwakilan Kedusunan Desa Cidahu.


Camat Cibitungpun membenarkan adanya penyalahgunaan anggaran tahun 2108 oleh Kepala Desa Cidahu. Beliau mengatakan kepada awak media” Tentunya kita sudah ambil langkah langkah untuk mengingatkan kepada Kepala Desa. Untuk pekerjaan yang belum di kerjakan atau belum selesai untuk diselesaikan dan agar segera dilaksanakan. Kalaupun memang belum itu mengandung resiko. Tadi kita dengar Kepala Desa Siap bertanggung jawab. Dan keinginan masyarakat harus diselesaikan pekerjaan tersebut. Termasuk juga harus adanya keterbukaan kepada warga berkaitan masalah Anggaran Dana Desa. Kita masih memberi kesempatan kepada Kepala Desa sampai akhir januari tahun 2019. Ketika tidak selesai silahkan, Apakah berhadapan dengan Hukum. Itukan resiko Kepala Desa. Kita tidak bela kalau itu pelanggaran. Berharap saya juga dalam hal permasalahan ini bisa cepat selesai “Ungkapnya.

Sarip Kades Cidahu menjelaskan kepada awak media” Ya saya mengakui bahwa saya telah menggunakan dana desa Sebesar 100 jutaan. Karena banyak pengeluaran saja.Seperti pajak PBB,sangkutan hutang tahun 2017.Yang namanya bekas orang lain masih banyak sangkutan hutang. Dan saya mengakui menggunakan dana tersebut. Dan saya akan menggantinya nanti akan jual Sawah dulu “Pungkasnya.

Mahmudin Salah satu perwakilan warga mengatakan kepada awak Media” Jadi kan tadi dimediasi ada tawaran waktu. Sejujurnya hati nurani saya tidak setujulah dan keberatan. Karena itu jelas pelanggaran dan waktunya juga sudah habis. Adanya tenggang waktu, kades minta waktu sampai akhir januari 2019. Kades harus menyelesaikan semua pekerjaan sesuai dengan hasil musrem 2017. Kalau tidak selesai batas waktu yang ditentukannya. Kita akan laporkan. Itukan janji kades bilangnya didepan warga dan seluruh Muspika Cibitung. saya akan ajukan dan laporkan kepihak hukum “Ujarnya.


Hal serupa juga di katakan Asep Setia Warga Rt 007/001 Cidahu.” Sebenarnya ini tidak sesuai harapan warga.Ini kan udah jahat.Udah jelas penyalahgunaan uang anggaran.Harusnya diproses hukumlah. Kesepakatan awal warga sebenarnya tidak seperti ini hasil yang diharapkan. Saya pikir ada apa ini, kok udah jelas adanya penyelewengan dana kok tidak diproses saja, ada apa ini.?? Tapi kami lihat juga nanti, Kalau tidak sesuai janjinya Kades untuk diselesaikan akhir Januari 2019 semua pekerjaannya. Kami akan melakukan upaya proses Hukum nantinya ” Ucapnya.

Kapolsek Surade sendiri akan menindak lanjuti apabila Kades jika tidak bisa memenuhi tanggung jawab terhadap pengerjaan infrastruktur yang terbengkalai, serta uang yang sudah dipergunakan untuk kepentingan pribadinya tersebut. Apabila tidak terpenuhi selama waktu yang telah diberikan oleh Camat Kepada Kades yaitu selama satu minggu atau akhir januari 2019.

Ya kita akan panggil, akan kita proses secepatnya apabila terbukti ya Penjara. Karena itu sudah masuk dalam ranah Pidana, tetapi kami tidak ceroboh kami akan teliti dan perlu diingat. Kami ini bekerja secara profesional dan dengan prosedur yang berlaku, sebelum penindakan kami juga akan berkordinasi terlebih dahulu dengan pihak Tipikor Kapolres “Pungkasnya.

(Azhar & Team)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *