Demi Menuhi Nafsu Serakah,Dokumen Permohonan Isbat Nikah H.Ismayadi Diduga Dipalsukan

Demi Menuhi Nafsu Serakah,Dokumen Permohonan Isbat Nikah H.Ismayadi Diduga Dipalsukan

Jakarta, newsinvestigasi86.com –Sidang gugatan Penetapan Isbat Nikah No:766/Pdt.G/2014/PA.JU dengan pemohon Ade Aryudi  di Pengadilan Agama Jakarta Utara Nomor register 1813/Pdt G/2018/PA.JU melalui kuasa hukum Ade Aryudi Orchida Thahirah,S.H dan Panji Senoaji,SH. yang kelima kalinya pada Rabu 19/12/18 terkait penyerahan barang bukti tambahan (Novum baru) di Pengadilan Agama Jakarta Utara tidak dihadiri oleh Tergugat Iwan Kurniawan.

Sejak awal sidang, Iwan Kurniawan tidak pernah menghadiri sidang gugatan penetapan Isbat Nikah di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Utara, hal ini mengundang kejanggalan terkait keabsahan proses permohonan surat penetapan Isbat Nikah atas nama H.Ismayadi oleh Iwan Kurniawan.

Ketidakhadiran Iwan dalam setiap sidang gugatan penetapan Isbat Nikah disinyalir banyak kebohongan yang dilakukan oleh Iwan demi memenuhi nafsu serakah Iwan untuk  merebut harta kekayaan yang menurut Iwan milik mendiang ayahandanya.

Padahal,tak ada bukti autentic yang mendukung Iwan adalah putera dari Al-marhum H. Ismayadi, satu satunya cara Iwan untuk membuktikan bahwa Ia putera H.Ismayadi adalah Isbat Nikah yang dimohonkan di PA Jakarta Utara th 2014,yakni 4 th setelah H. Ismayadi meninggal.

Namun, Isbat Nikah yang sudah digunakan Iwan menjual tanah peninggalan H.Ismayadi dan milik Ade Aryudi (adik tiri Iwan)1000 M dan 2000 M yang diduga untuk kepentingan atau memperkaya diri sendiri.

Kuasa hukum Ade Aryudi Orchida kepada awak media mengatakan,”kami menduga bukti autentic untuk mendukung proses permohonan surat penetapan Isbat Nikah H.Ismayadi oleh Kurniawan pada th 2014 cacat hukum, kami menemukan adanya perubahan nama Suzana ke Yanti Mala dilakukan tidak prosedural, ini akan kami pidanakan nantinya,” tandas Orchida Rabu 19/12/18 di Depan Kantor PA Jakarta Utara.

Menurut keterangan Disduk Capil Bekasi, tanda tangan Suzana alias Yanti Mala pada KTP dipalsukan oleh Iwan,(ada videonya) sehingga proses penerbitan penetapan Isbat Nikah berlangsung mulus. Bak rampok yang dilegalisasi, Iwan mengambil paksa aset milik Ade Aryudi dan H.Ismayadi (alm).tanpa merasa berdosa

(Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *