Di Duga Ada Oknum Terlibat,Galian Liar Di Desa Bantar Kuning Cariu Sudah Beroperasi Kembali.

Di Duga Ada Oknum Terlibat,Galian Liar Di Desa Bantar Kuning Cariu Sudah Beroperasi Kembali.

NewsInvestigasi86, Kabupaten Bogor :
Sabtu 01/12/2018.
Galian Liar yang berlokasi di kampung Halang Desa Bantar Kuning kecamatan Cariu kabupaten Bogor.yang belum lama beberapa hari lalu terkena operasi penertiban dan di tutup oleh Pemerintah kabupaten Bogor yang melibatkan Satpol PP, Polsek Cariu sudah nekad beroperasi kembali dengan membuka Police Line/segel. Salah satunya adalah galian milik Ronal di desa Bantar Kuning .

Di duga beroperasinya salah satu galian liar tersebut ada permainan antara pemilik lahan/pengelola dengan oknum oknum aparat setempat dengan cara memberikan uang kordinasi..

Awak media mencoba menghubungi salah satu anggota Pol PP kecamatan untuk menanyakan kebenaran hal tersebut melalui telpon selularnya 08571578xxxx dan melalui Whatsapp namun tidak bisa di hubungi.Tim media langsung menuju ke kantor kecamatan,bermaksud ingin kofirmasi secara langsung kepada aparat yang berwenang. Namun kedatangan tim awak media News Investigasi, Bhayangkara one dan Gemantara News tidak di hiraukan oleh Kasat PolpPP dan aparat Kecamatan, malah ada yang berpura pura bermain catur. Sungguh Contoh yang sangat tidak baik dan tidak bersahabat, ini sudah barang tentu memperkuat dugaan tim media, bahwa memang betul ada kongkalingkong antara pelaku galian liar dan oknum aparat setempat tentang beroperasi nya kembali galian liar yang sudah ditutup dengan di segel memakai garis PPNS.

Sabtu 01/12/2018 pukul 16’30 WIB, Tim Investigasi pun menuju lokasi galian tersebut yang sudah beroperasi kembali untuk melihat kebenarannya, ternyata memang benar apa yang di laporkan oleh masyarakat.
Menurut nara sumber berinisial AT warga masyarakat setempat, mengatakan ” baru satu hari di tutup kok aneh galian tersebut sudah berani buka lagi. Ini jelas ada permainan..sudah ada korban jatuh lagi karena motornya terpeleset di jalan yang licin dekat galian “. ujarnya kepada awak media News Investigasi dan Gemantara News.

Masyarakat dan anak anak sekolah bersergam Pramuka berdemo di depan pintu masuk galian tanah liar tersebut, mereka menuntut agar galian tersebut di tutup selamanya, karena adanya galian tanah tersebut berakibat mengotori lingkungan dan jalan menjadi licin yang sangat membahayakan para pengendara kendaraan. Masyarakat berharap agar pemerintah dan aparat kepolisian Polda Jabar Serta Mabes Polri agar menyelidiki siapa oknum yang terlibat dan bertindak tegas terhadap galian liar yang berada di Desa mereka, karena sudah meresahkan dan membahayakan bagi pengendar motor karena jalannya licin terkena tanah merah.

( Tim Investigasi )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *