Di Duga Di Korup,Pembangunan Peningkatan Jalan Desa Mentibar Kecamatan Paloh Sambas

Di Duga Di Korup,Pembangunan Peningkatan Jalan Desa Mentibar Kecamatan Paloh Sambas

News Investigasi 86, Sambas :
Masyarakat desa Mentibar dusun Tanjung kecamatan Paloh Sambas merasa di kecewakan atas hasil pembangunan jalan usaha / desa yang belum lama baru di selesaikan pengerjaannya namun sudah retak dan rusak. Proyek pengerjaan jalan tersebut menggunakan Anggaran Dana Desa.

Di duga pengerjaan peningkatan jalan tersebut tidak sesuai RAB dab di indikasi di Korupsi dana anggaran untuk proyek jalan tersebut.

Darmadi beserta beberapa masyarakat desa Mentibar dusun Tanjung Pandan kecamatan Paloh kabupaten Sambas, mengatakankan ” pembangunan peningkatan jalan usaha tani yang di kerjakan dari Dana Desa , letaknya di RT 12 tersebut, menurut peraturan seharusnya masyarakat dusun Tanjung Padan RT 12 yang harus mengerjakan, Tapi kenapa RT 11 yang mengerkannya. Jalan yang baru selesai di kerjakan lebih kurang 1 bulan lebih yang dikerjakan tidak sesuai kwalitas, bahkan ada yang sudah hancur dan pecah pecah, timbulah permasalahan jadi kami selaku masyarakat dusun Tanjung Pandan kecamatan Paloh RT 12 kurang puas dan merasa kecewa adanya pembangunan peningkatan jalan tani di duga di kerjakan asal asalan “.

Lanjutnya ” Kami masyarakat dusun jaur mengadakan musyawarah tentang jalan tersebut,tanggal 17 nopember 2018 kami mengadakan pertemuan yang di hadiri aparat desa, wakil BPD dan anggotanya beserta masyarakat RT 12 dan ketua RT di rumah bpk NAJIRI selaku ketua RT 012 dusun Tanjung Pandan membahas tentang jalan tersebut. Pada tanggal 9 november 2018 ketua RT di panggil ke kantor desa dan kami masyarakat dusun Tanjung Pandan ikut serta ke kantor desa membahas tentang jalan setapak di RT 12 yang di hadiri ketua BPD, pendamping desa. Tanggal 11 november 2018 ada pertemuan lagi di rumah ketua RT bpk NAJIRI yang dihadiri ketua BPD, SEKDES, dan salah satu anggota polisi Bhabinkamtibmas beserta aparat desa lainnya juga masyarakat dusun Tanjung Pandan membahas jalan surau. 12 november 2018 kami bersama Ketua RT 12 mendatangi kantor desa dan langsung bertemu dengan Sekdes bersama bpk heri bermaksud ingin meminta RAB, tetapi sekdes tidak memberikannya, dengan alasan rahasia katanya. Terus kami pulang dan langsung pergi kekantor camat untuk bertemu SEKCAM, ingin menanyakan RAB dan memintanya. Menurut Sekcam, masyarakat boleh mengetahuinya. Terus Sekcam nenelpon ke desa agar supaya agar memberikan RAB tersebut, tetapi anehnya yang diberikan desa RAB anggaran belanja kami selaku masyarakat dusun tanjung pandan kecamatan Paloh merasa kecewa dann telah dibohongi “.

Pada 22 november 2018,Kembali masyarakat dan ketua RT Najiri datang kekantor camat langsung langsung bertemu sekcam untuk menanyakan dan memintanya lagi RAB pembangunan, seketika itu Sekcam langsung menelpon kepada sekdes bapak SANDI agar memberikan RAB tersebut kepada masyarakat.” Kami pun langsung mendatangi ke kantor desa ingin mengambil RAB tersebut, al hasil apa yang kami harapkankan tidak sesuai harapan, desa tidak memberikan dan memperlihatkannya. kami selaku masyarakat dusun Tanjung Pandan desa Mentibar kecamatan Paloh, merasa di bohongi dan sangat kecewa sekali apa yang dilakukan aparat desa kepada kami “. ujar nara sumber bernama Damadi.

Masyarakat dusun Tanjung Pandan berharap agar pemerintah dan aparat penegak hukum agar menindak lanjuti adanya dugaan korupsu dan penyelewengan dana anggaran pembangunan peningkatan jalan desa/usaha secepat mungkin.
( Rudi K )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *