POLRES KOTA BANDARA SOEKARNO HATTA UNGKAP PEREDARAN NARKOTIKA GOLONGAN (EXTASI)

POLRES KOTA BANDARA SOEKARNO HATTA UNGKAP PEREDARAN NARKOTIKA GOLONGAN (EXTASI)

News Investigasi86, Tangerang :
Kapolda Metro Jaya menetapkan bahwa kejahatan Narkoba adalah bentuk gangguan
Kamtibmas menjadi skala prioritas yang harus segera ditangani. Menyikapi kebijakan tersebut Satuan Narkoba Polres Kota Bandara Soekarno Hatta bekerjasama dengan stake holder yang berada di bandara Soeta (Bea Cukai Bandara Soetta) secara konsisten melakukan upaya pemberantasan Kejahatan narkoba dan berusaha untuk mengungkap jaringannya sehingga diharapkan mampu memutus mata rantai peredaran gelap narkoba.

Sehingga pada hari Sabtu tanggal 03 Nopember 2018 sekira jam 08.00 Wib, dimana saat petugas Bea Cukai mencurigai salah seorang penumpang pesawat AIR Asia Nomor AK 380 tujuan Malaysia – Indonesia atas nama NRA yang kemudian bersama dengan petugas kepolisian Bandara Soetta melakukan pemeriksaan terhadap penumpang tersebut, namun tidak ditemukan barang bukti narkotika, setelah dilakukan interogasi mendalam,di peroleh
keterangan bahwa pelaku NN membawa narkotika bersama dengan temannya yang bernama NRL maka selanjutnya petugas melakukan pengejaran terhadap NRL dan berhasil diamankan di salah satu hotel di Jakarta. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan didalam lemari diselipan celana dipakaian NRA, barang bukti narkotika berupa 3 Kantong plastik yang berisi narkotika jenis
Extasi sebanyak 2.721 (dua ribu tujuh ratus dua puluh satu ribu) butir.

Selanjutnya petugas melakukan interogasi bahwa narkotika tersebut di bawa NRA dan bersama NN atas perintah TN (DPO)
Yang berada di malaysia.

Setelah melakukan penangkapan NRA dan NN, selanjutnya diakukan control Delivery dan barang narkotika jenis Extasi tersebut diambil oleh CS dan YC atas perintah dari RW (DPO),
dan berdasarkan keterangan CS dan YC sebelum tertangkap juga sudah mengambil narkotika jenis Extasi di Jakarta Timur yang kemudian disimpan didalam mobil Inova yang diparkir didepan rumah CS yang berada di Tangerang, selanjutnya petugas mengamankan mobil Inova
milik CS yang didalamnya terdapat 4 bungkus plastik yang didalamnya berisi narkotika jenis Extasi sebanyak 4.000 (empat ribu) butir.

Maka atas kejadian tersebut terhadap tersangka NRA, NN, CS dan YC dapat disangkakan melanggar pasal 114 ayat (2) subsider pasal 113 ayat (2) lebih subsider pasal 112 ayat (2) junto
pasal 132 ayat (1) dengan ancaman hukuman minimal 5 (lima) tahun dan maximal seumur hidup atau Mati dan bilamana diedarkan narkotika jenis extasi dengan asumsi sebanyak 1 butir
dikonsumsi 1 Orang maka diperkirakan +6.721 (enam ribu tujuh ratus,dua puluh satu)ornag
bisa terselamatkan.
(Editor Endi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *