Di Duga Ada Main Mata Antara Pemilik THM Dan Oknum SatPol PP Kabupaten Bekasi.

Di Duga Ada Main Mata Antara Pemilik THM Dan Oknum SatPol PP Kabupaten Bekasi.

News Investigasi86, Bekasi :
Penegakan Hukum Perda nomor 32 tahun 2016 pasal 47 yang Sudah Dilakukan Pemda kabupaten Bekasi terhadap Tempat Hiburan Malam, Di laksanakan oleh Tim Gabungan yang terdiri dari Satpol PP Pemkab Bekasi,TNI dan Polri serta di ikuti oleh beberapa Media guna melakukan penutupan dan penyegelan Taman Hiburan Malam,Cafe Cafe serta tempat Karaoke.

Dalam pelaksanaan Operasi gabungan tersebut sudah ada beberapa THM, Cafe serta tempat Karaoke yang ditutup dan di segel. Namun ada kejanggalan dalam pelaksanaan operasi tersebut, THM yang pada siang harinya di segel dan di tutup
karena terkena operasi penegakan hukum oleh Satpol PP Pemkab Bekasi di area Ruko Kalimas. THM, Cafe Karaoke yang sudah di tutup dan di segel pada siang hari, kembali buka dan beroperasi pada malam harinya pada hari yang sama, di antaranya cafe Bahari, LOTE dan ada lagi lainnya, ada apa di balik semua itu?.

Awak media meminta konfirmasi kepada pemilik serta karyawan salah satu Cafe yang terkena operasi penertiban pada siang hari dan sudah membuka kembali usahanya pada malam harinya di hari yang sama, untuk memastikan ijin dan siapa yang memberikan ijin membuka kembali tempat hiburan malam miliknya atau tempat mereka bekerja. salah satu pegawai THM / Cafe Bahari yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku membuka kembali THM karena berpatokan kepada Perda yang dianggap oleh pengelola tidak bisa dipidanakan apabila di langgar karena tidak merusak segel yang sudah di tempel/ di pasang oleh Satpol Pemkab.

Awak media News Investigasi86 meminta konfirmasi kepada Kapolsek Tambun Selatan Kompol R Sujatmiko via telpn selularnya 0812 6xxx xxxx tentang adanya THM yang sudah di segel dan di tutup,sudah berani membuka kembali usahanya, kapolsek mengatakan ” saya tidak mengetahui pembukaan kembali THM karena belum mendapat konfirmasi oleh pihak Satpol PP “.

Awak media juga meminta konfirmasi kepada Kabid Penegakan Hukum Satpol PP kabupaten Bekasi H.Rudi melalui Handphone/ WA 0813826xxxxxx, beliau mengatakan “ Silahkan dilaporkan saja ke pihak yang berwenang dalam hal ini kepolisian, sebab tugas kami hanya menutup sesuai amanat Perda nomor 32 tahun 2016, Kalau segel dibuka itu bukan ranah kami, Kalau ada oknum pol PP yang bermain laporkan saja ke saya, siapa orangnya nanti kita tanyakan sama yang bersangkutan. Bermain nya di cafe mana dan siapa orangnya, Nanti kita tindak lanjuti “.

Penyegelan yang sudah dilanggar oleh pengelola THM dan Berani membuka kembali usahanya yang sudah di segel dan di tutup tanpa ijin Resmi dan tidak mengindahkan Perda Nomor 32 tahun 2016 pasal 47 tentang ke Pariwisataan, sudah tentu menjadi tanda tanya bagi masyarakat, ada apa di balik semua itu???.

Menurut informasi dari nara sumber yang sangat di percaya berinisial GA ” bahwa kalau ingin segelnya di buka atau ingin aktifitas usaha Cafenya berjalan kembali harus ada nominal yang harus di bayarkan kepada oknum Oknum tertentu,walaupun siang hari terkena Segel malam harinya pasti bisa beroperasi kembali,asal ada sejumlah nominal yang harus di setorkan kepada oknum tertentu “.
Diduga kuat para pengusaha atau pemilik THM mempunyai “BACKING” oleh oknum SatpolPP PEMKAB dan beberapa oknum yang lain dalam menjalankan usahanya.
PERDA yang sudah jelas dan sangat kuat payung hukumnya dapat di mainkan dan dinegoisasi, karena adanya beberapa oknum yang MEMBACKING usaha Tempat Hiburan Malam.
(Tim News Investigasi86 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *