BUAH NANAS MENJADI CIRI KHAS BUAH TANGAN CIATER SUBANG JAWA BARAT

BUAH NANAS MENJADI  CIRI KHAS BUAH TANGAN CIATER SUBANG JAWA BARAT

News Investigasi86, SUBANG :
Makanan atau sekaligus Buah tangan yang menjadi Ciri khas suatu daerah menjadi
incaran untuk oleh oleh para wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun luar dari Daerah Subang. Lokasi penjualan buah Nanas tepatnya diJalan Raya Ciater Palasari Subang. Nanas sudah tidak asing lagi baik dikalangan Wisatawannya,Maupun pejabat daerah maupun Pejabat Pusat.Jum’at(19/10/2018)

Kita bisa lihat disepanjang jalur Arah dari subang kota ke arah Objek Wisata Sari ater atau Ciater Subang. Berjejer pedagang Buah nanas disepanjang jalur itu.Ketika Team Pusat media News Investigasi86. Melintas,dalam agenda Kunjungannya di wilayah Jawa Barat dan melintasi jalur tersebut, menyempatkan singgah untuk membeli oleh oleh Buah nanas tersebut harganyapun sangat Normatif atau harga bersahabat. Rasa dan Kwalitas buahnyapun bagus, disela sela tawar menawar harga dan pilih pilih buah Nanas. Salah satu pedagang Nanas tersebut menjelaskan keterangan seputar Buah Nanas tersebut sekaligus kami wawancarai.

Dadang salah satu pedagang yang beralamat di Jalan Raya Ciater Pondok balang,Palasari Subang, mengatakan ” Buah Nanas ini Sudah lumayan dikenal warga lokal maupun wisatawan luar dan manca negara, serta menjadi oleh oleh wajib bagi mereka yang berdarma wisata ke Ciater dan sekitarnya. Karena rasa dan buahnyapun sudah pilihan, Sengaja kami sourtir. Biar menjaga cita rasa dan kwalitasnya. Kamipun dengan memberikan harga tidak mahal, yang penting sedikit untung, yang penting laris saja. Buah Nanas kami beli dari Bandar langsung. Jadi kalau nanas kami habis, kita pesan lagi sama itu bandar. Ya paling dalam satu minggu, Kalau nanas ini habis, dihari seninnya kita dapat paling Rp.500,000,Bersih ke untungannya “.

Ketika Awak Media menayakan apa harapannya pada Pemerintah,Dadangpun mengatakan ” Mohon agar dibantu masyarakat kecil seperti saya ini. Baik dalam hal permodalan, juga masalah situasi keamanan dan kenyamanan tempat kami berjualan disini. Baik buat kami pedagang maupun para pengunjung. Agar apabila ada pemberitaan dari media itu Harus Jelas. Contohnya, Kejadian Tanjakan Emen waktu itu, kan diberitakan terus terusan. Padahal kan tidak melintasi tanjakan emen.Yang akhirnya para pengunjung pada ketakutan, akhirnya sepi untuk datang berwisata Sekaligus belanja oleh oleh buah Nanas disini “Ungkapnya.

(Iwan Sugiyanto & Team)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *