TERINDIKASI ADA KECURANGAN PROYEK JALAN YPI DESA NANGA TAYAP

TERINDIKASI ADA KECURANGAN PROYEK JALAN YPI DESA NANGA TAYAP

News Investigasi 86 .Kalbar :
Ternyata program pemerintah tentang pe ningkatan Infrastruktur untuk jalan lingkungan masyarakat Nanga Tayap, di temukan indikasi adanya kecurangan kecurangan yang dilakukan oleh pelasakna / kontraktor. Adalah proyek pekerjaan jalan lingkungan Rambat beton di Jalan YPI / YALA PERKA SA INDONESIA Rt 004 Rw 002 Desa Nanga Tayap Kecamatan Nanga Tayap Kabu paten Ketapang Kalimantan Barat.

Dari investigasi Awak Media News Investigasi 86 di lapangan Proyek pekerjaan Rambat beton di duga panjang pekerjaan 100 Meter Lebar 2 Meter paku Dana sekitar Rp 180 Juta an sumber Dana PENDAPATAN ASLI DAERAH / PAD .APBD Tahun 2018. Proyek pekerjaan tersebut terindikasi adanya kecurangan yang mana Pelaksana / Kontraktor dengan pihak pengusaha penambang pasir karena lokasi proyek pekerjaan yang di bangun jalan rambat beton milik seorang pengusaha bernama AJWE / HENDRIKUS Desa Nanga Tayap Kecamatan Nanga Tayap.

Menurut HAMBALI warga masyarakat Desa Nanga Tayap di duga bahwa pembangunan jalan rambat beton itu tidak sesuai dalam kontrak yang di usulkan, menurut nya jalan tersebut milik lahan pridadi pengusaha AJWE / HENDRI KUS, di rumah nya Desa Nanga Tayap beberapa waktu lalu .lanjut Hambali ” bahwa jalan rambat beton tersebut hanya bisa di lalui mobil pikc up angkut pasir hal ini kalau kita lihat fisik pekerjaannya belum lama di bangun sudah mengalami retak serta di bagian sisi juga sudah pecah coran semennya”.

Di duga kegiatan proyek pekerjaan jalan ini bentuk fisik yang tampak tidak berkualitas hal ini di sinyalir bertendensi pada pada praktek korupsi dan kerugian uang Negara. Hambali mencoba menghubungi pelaksananya melalui telepon seluler / HP 08XX XXX… IYA selaku pemilik perusahan CV yang mengerjakan Jalan tersebut menjelas kan ” kalau pekerjaan jalan rambat betonnya sudah benar dan tidak ada masalah dan proyek pekerjaannya pun di benarkan oleh pihak SURVEI dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang / PUTR Kabupaten Ketapang Kalbar ” ucap nya.

Pembangunan Jalan Rambat Beton yang di anggarkan lewat APBD Kabupaten Ketapang Tahun 2018 hasil pem bangunannya tidak ada azas manfaat / untuk kepentingan masyarakat Rt 004 Rw 002 Desa Nanga Tayap. Hal ini terindi kasi adanya kerja sama antara pelaksana pekerjaan / kontraktor dengan pengusaha yang bernama AJWE / HENDRIKUS dalam menentukan lokasi proyek pekerjaan rambat beton dalam hal ini perlu di lakukan peninjauan kembali dari pihak Inspektorat dan aparat penegak hukum sesuai prosedur yang ada menelusuri keterlibatan pihak pihak yang di nilai merugikan ke uangan negara dan masyarakat .( EVI ZU LKIPLI ) .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *