DINAS PMD BERSAMA CAMAT NUHON SOSIALISASIKAN TAPAL BATAS DESA

DINAS PMD BERSAMA CAMAT NUHON SOSIALISASIKAN TAPAL BATAS DESA

News investigasi 86, Banggai Sulteng ” sosialisasi tapal batas desa dan batas kelurahan berdasarkan Perbub kabupaten banggai , sosialisasi tersebut di pimpin langsung oleh bapak Camat kecamatan Nuhon kabupaten Banggai bpk HIDAYAT DULU,SOS. Bersama dinas PMD kabupaten bapak HASAN BASHSOAN, STP. Serta jajaran staf pemerintah kecamatan Nuhon , sosialisasi tersebut meliputi 291 desa dan 46 kelurahan pd hari Senin 15/10/ 2018. Yang di paparkan oleh bapak Sekdis PMD kabupaten HASAN BAHSOAN,STP. Di alun alun balai desa Balaang .

Lanjut Camat” pada kesempatan itu selaku pembuka acara dan menyampaikan beberapa agenda sosialisasi tapal batas. Terimakasih terhadap masarakat Balaang yang telah rela datang kebalai desa untuk mengikuti rapat Sosialisasi tapal batas. Juga pak camat meminta dan menghimbau jangan lagi ada polemik tentang persoalan tapal batas, intinya yang di utamakan pelayanan pemerintah terhadap masarakat demi menjaga satu kesatuan dan kerukunan antar umat beragama dari segala isu apapun yg berkembang dan mari kita menciptakan situasi desa kita aman tertib dan kondusip persoalan tapal batas kita percayakan saja pada siapapun yang di pilih melalui perwakilan untuk desa sampai kecamatan dan tingkat kabupaten .

Lanjut sekdis HASAN BAHSOAN, STP.Selaku pemateri dalam sosialisasi tapal batas mengatakan” sebenarnya tapal batas ini tujuannya hanya untuk memisahkan sistim penataan administrasi desa. Dan penataan tentang pemasangan tapal batas ini yg penangananya di kabupaten ialah bapak bupati, sekap,dan asisten 1 ( satu)di kabupaten begitu pula di tingkat desa, kepala desa melaporkan di tingkat kecamatan tentang penataan administrasi ada 8 poin yang di lakukan desa untuk penataan tapal batas desa salah satunya mempersiapkan tim atau yang di sebut tim 9 dan tim tim tekhnis dalam penyampaian singkatnya, yang bertugas dalam tim sosialisasi tapal batas ini kepala desa menunjuk atau membuat rapat internal BPD dan tokoh masharakat untuk mewakili sosialisasi di kecamatan dan sebagai krateria mewakili masarakat adalah :
1. Harus memiliki potensi
2. Masarakat memiliki SDM
3 .yang bisa argumen
4 .Mengetahui sejarah desa dari tokoh
masyarakat
5. Memiliki potensi dan masih ada lagi
persyaratan lain nya.

Lanjut sekdis” dalam pertemuan tersebut beliau juga menghimbau dan berpesan kepada bapak kepala Desa, agar kades fokus dalm penanganan angka kemiskinan masyarakat desa, melihat angka kemiskinan di kabupaten Bangai mencapai 11% sedangkan yang teratasi baru 2% sehingga beliau menegaskan tegas pada kades dan juga beliau katakan pada masyarakat bahwa anggaran dana desa masyarakat mempunyai peran untuk mengawasi dan monitoring ” ujarnya, disela sela itu beliau menyampaikan pula bahwa 2019 untuk Asitensi pengusulan (Add) sudah dilaksanakan di tiap tiap kecamatan dan tidak ada lagi yang di katakan TPK (tim penggelola kegiatan) di karenakan kedepan sudah di tangani oleh para kaur kaur desa.

( SUDARTO )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *