DIDUGA ADANYA PELANGGARAN IZIN PRINSIP DARI MASYARAKAT DAN H.O (IZIN GANGGUAN) DARI DINAS PETERNAKAN

DIDUGA ADANYA PELANGGARAN IZIN PRINSIP DARI MASYARAKAT DAN H.O (IZIN GANGGUAN) DARI DINAS PETERNAKAN

News Investigasi,Subang : Awak media News Investigasi dan DPC GAWARIS (Gabungan Wartawan Republik Indonesia Satu) Kabupaten Subang mendapat informasi dari masyarkat maupun tokoh-tokoh masyarakat Jatibaru adanya ternak ayam negeri yang lokasinya ada di pemukiman penduduk di Dusun Perigi Desa Jatibaru Kecamatan Ciasem Kabupaten Subang. Awak media News Investigasi langsung cross chek lapangan membuktikan kebenarannya informasi tersebut, ternyata benar adanya bahkan ternak ayam negeri termasuk agro karena berkapasitas ayam diternak sekitar 40 ribu ekor, ternyata benar informasi yang didapat dari masyarkat lokasi kandang ayam berhimpitan dengan tempat ibadah (Mushola) masyarkat adanya dipemukiman penduduk.

Awak media news inverstigasi langsung meminta konfirmasi kepemilik ternak Bpk. WARDIM,dia mengatakan” sudah ada izin SIUP maupun izin mendirikan Kandang”, lanjutnya dengan nada sombong mengatakan kepada awak media,” maunya apa saya banyak kenal banyak anggota pihak kepolisian baik Polsek maupun Polres”.

Hasil pantauan dilapangan ditemukan adanya dugaan pelanggaran dari izin ternak ayam negri tersebut, karena disamping kandang ayam yang lama ada bangunan yang akan dibangun baru kandang ayam ternak, tenyata ketika ditanyakan kepada pemilik kandang ayam Bpk. WARDIM masalah izin dia hanya memperlihatkan IMB dan SIUP yang dikeluarkan oleh Pemda Subang BMPM sedangkan izin dari masyarkat desa maupun camat tidak ada bahkan izin H.O dari dinas peternakan juga tidak ada. Untuk izin prinsip dari Desa awak media sempat mengkonfirmasi ke Desa Jatibaru ternyata pihak Desa tidak pernah memberikan rekomendasi izin atas usulan masyarakat, lokasi ternak ayam negeri berada di pemukiman penduduk yang sudah jelas telah melanggar dari Undang-undang yang telah ditentukan pemerintah maupun undang-undang instansi yang terkait untuk itu warga masyarakat mengharapkan kepada dinas yang terkait agar menutup lokasi kandang ternak ayam tersebut agar masyarkat disekitarnya tidak terganggu dengan bau yang tidak sedap dari limbah ternak ayam negeri karna sewaktu waktu bisa masyarkat sekitarnya terinfeksi bakteri penyakit yang disebabkan limbah dan baunya yang tidak sedap mengganggu kesehatan untuk masyarakat sekitarnya, salah satunya penyakit Flu Burung. (Kalim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *