Aksi Demo Warga Simpenan Sukabumi

Aksi Demo Warga Simpenan Sukabumi

News Investigas, Sukabumi :
Dalam upaya mengungkapkan keinginan atau aspirasinya,Warga Desa Kecamatan Simpenan,Melakukan Aksi demo di depan Kantor SETDA Kabupaten Sukabumi. Aksi tersebut diLakukan Oleh Warga Masyarakat Kecamatan Simpenan, 3 Desa yang menjadi perwakilan yang hadir yakni Desa Mekar Asih, Cibuntu, Cidadap. Dan juga Ormas IBR yang diketuai oleh Dikdik Gunadi dengan anggotanya sebanyak 60 Orang. Dalam upaya prepentif dan Persuasif, Untuk menjaga hal yang tidak diharapkan. Hadir pula dilokasi Aksi demo, diantaranya, Kabag OP Polres Sukabumi beserta staf dan jajaran, Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Asda 1 dan OPD Kabupaten Sukabumi dan Staf lainnya. Aksi Demo dimulai dari Jam 10:00 Wib.(10/09/2018)

Salah satu yang menjadi dasar aksi demo tersebut dan dari informasi yang didapat adalah mengenai tuntutan mereka masalah pembangunan jalan juga jembatan yang ada di Kecamatan Simpenan. Dan juga pelayanan RSUD Palabuanratu. Sampai saat ini dari informasi yang didapat masih belum layak jalan tersebut. Akhirnya sekitar Jam 10:45 Wib, Perwakilan beberapa Aksi Demo diajak Mediasi di di Kantor Setad bersama OPD Kabupaten Sukabumi, yang dipimpin oleh Asda 1 Kabupaten Sukabumi. Sampai berakhirnya demo belum ada Kesepakatan yang didapat. Dan para peserta aksi demo pun pulang sekitar Jam 12:00 Wib.

Awak Media mewawancarai salah satu warga,yang bernama Bayu Nugraha Kp.Bojong Kopo Rt 001/001 Desa Loji kecamatan Simpenan.” Dengan aksi demo ini,Saya selaku Kordinator Aksi demo ini.Tidak kurang dan Lebih hanya menuntut hak.Adanya pemerataan dalam pembangunan.Karena kami menganggap pemerintahan hari ini gagal.Pemerintahan kita Mandul untuk menyikapi persoalan yang ada didaerah.Seperti salah satu Contohnya hari ini,desa Cibuntu,Mekar Asih dan desa lainnya.Yang Masih belum tersentuh oleh pemerintah sampai hari ini oleh pemda. Harapan kami tolong pemerintah bisa sentuh kami, datang kepada kami. Bangun inprastruktur, karena masih banyak warga yang sangat membutuhkan terutama akses jalan dan jembatan.Yang sekarang kita tuntut kepada pemerintah daerah.Karena Mediasi tidak ada kesepakatan dan titik temunya.Maka kami akan kembali lagi kesini dengan jumlah masa yang lebih banyak lagi 4 x lipat dari yang sekarang.Kami akan terus berjuang, menuntut kepada Pemda Sukabumi,Terutama kepada Marwan Hamami(red)Bupati Sukabumi”Pungkasnya.

Hal serupa diungkapkan salah satu peserta aksi demo” Habib Ahmad ” beralamat Pangsor Rt 003/005, Kelurahan Palabuanratu.Berharap kepada Bupati sukabumi agar apa yang menjadi tuntutan Krusial masyarakat itu bisa direalisasikan. Minimal ada memo Bupati Sukabumi untuk merealisasikan. Karena Bupati tidak ada, Mungkin ada acara yang lain yang lebih penting dari ini,padahal surat aksi kami layangkan 10 Hari sebelumnya. Kita IBR sikapi semua dari masukan dan keinginan masyarakat. Tentang adanya jual beli proyek, Proyek inden, kemudian mengenai Pelayanan Rumah sakit yang jadi keluhan masyarakat. Sebelum kami kelokasi Demo dikantor Setda sekarang ini, kami berhenti RSUD menuntut agar Dirut BLUD dicopot atau diganti.Agar ada penyegaran,karena Kami memandang dirut Blud hari ini tidak kapabel dan tidak layak untuk memimpin BlUD Palabuanratu. Mengapa kami geram sehingga kami melakukan aksi demo yang lumrah masyarakat lakukan.Karena Sudah 2 periode dari jaman Sukma sampai sekarang Marwan Hamami, sampai hari ini tidak ada perubahan.Kami dianak tirikan.Kami juga menganggap ada distribusi anggaran yang hari ini salah.Kenapa hari ini saya menyuarakan ada apa dengan”UMAR SINAGA”seolah olah menjadi Bupati Bayangan.Karena dia bisa Mengasese setiap pekerja pekerja.Juga yang menjadi sorotan kami hari ini DPRD Kabupaten Sukabumi yang kami pandang olab.Bahkan terjadi transaksi transaksi proyek disana.Dan kami punya Bukti,tidak Hanya bicara belaka. Bahkan aktor Utamanya Adalah ketua DPRD Kabupaten Sukabumi.Silahkan dikonfirmasi.Saya siap dituntut oleh pa Agus Lecung.Bahkan dia menerima uang,uang,uang dan lain sebagainya”Ungkapnya.

Reporter:Iwan Sugiyanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *