Korban Tipu Gelap Desak Polres Bekasi Kabupaten Tangkap Pelaku

Ahli Waris Almarhum H Halwani pemilik settifikat Hak Milik no 3150 atas nama Nursan Bin Padin yang terletak di Desa Babelan Kota, saat ini masih menunggu kejelasan terkait kasus Penipuan dan Penggelapan yang diduga dilakukan oleh Mastur dan sudah dilaporkan ke Polres Bekasi kabupaten.

Skandal Pencurian dan tipu gelap Sertifikat Tanah milik Nursan Bin Padin itu diduga digelapkan oleh Mastur bekerjasama dengan Hafiz Ghandil warga Babelan Bekasi.

Saat di konfirmasi Hj. Nani Chaerani menjelaskan kepada Wartawan bahwa Kejadian berawal dari sejumlah transaksi yang dilakukan oleh Alm. H. Halwani dengan Hafiz Ghandil yang berurusan dengan pembelian beberapa bidang tanah di Blok 5 Desa Babelan Kota beberapa tahun sulam, sampai H. Halwani meninggal dunia dan mewasiatkan kepada Ahli Waris untuk mengambil hak atas tanah keluarga Halwani yang masih di kuasai oleh Hafiz Ghandil.

Untuk kepengurusan utang piutang dan utang surat tanah yang belum diserahkan kepada Keluarga H Halwani, Ahli waris H. Halwani menguasakan kepengurusannya kepada Mastur yang masih kerabat dekat keluarga H. Halwani. Melihat gelagat tidak Koperatifnya Hafiz Ghandil, maka pihak keluarga Halwani sempat memutuskan untuk melaporkan Hafiz Ghandil ke Polisi.

Untuk kebutuhan melaporkan ke polisi dan Menyewa Pengacara, Keluarga Halwani memutuskan akan menjual Sertifikat Tanah miliknya atas nama Nursan bin Padin yang belum di balik nama. Salah satunya meminta kepada Mastur untuk menjual sertifikat Nursan Bin Padin. Mastur-pun menjanjikan untuk menjual kepada seseorang, dan pada tanggal 26 Oktober 2016, Mastur meminjam Surat Tanah Asli Nursan bin Padin, hingga kemudian sertifikat tersebut tak pernah lagi dikembalikan Mastur kepada Keluarga besar Halwani.

Diketahui kemudian, Tanah Nursan Bin Padin dan dua tanah lainnya milik H Halwani sudah dikuasai oleh PT Duta Putra Mahkota. Tanah-tanah milik Alm. Halwani diduga masuk dalam Ploting-an Proyek Duta di Blok 5 Desa Babelan Kota, Kabupaten Bekasi. Hingga dikemudian hari diketahui ada dugaan transaksi gelap sertifikat tanah Nursan Bin Padin yang dilakukan Mastur, Hafiz Ghandil, dan PT Duta. Kasus ini pun kini pelan-pelan terungkap, Diduga kuat terjadi Pemufakatan Jahat menguasai Tanah milik keluarga Besar H. Hakwani untuk kepentingan Mastur , Hafiz Ghandil, dan tentu saja PT Duta. “Saya laporkan Mastur tanggal 22 Januari 2917. Hingga kini Mastur masih berkeliaran. Keluarga Saya sangat sakit hati melihatnya.”Tutur, Nani Chaerani.

Semenjak Mastur dilaporkan ke Polisi Kasus ini masih belum ada titik terang. Skandal tipu gelap yang dilaporkan ke Polisi sejak 22 Januari 2017 lalu dengan nomor Laporan LP/083/47-SPKT/K/I/2017/RESORT BEKASI Kabupaten, Mastur belum juga ditangkap kepolisian Kabupaten Bekasi. Diduga dalam skandal tipu gelap itu, Mastur diperintahkan untuk mencuri dan menggelapkan surat Nursan Bin Padin milik H Halwani oleh Hafiz Ghandil dan dilakukan transaksi (dijual.red) ke Perusahaan Pengembang PT Duta Putra Mahkota (Duta) tanpa seizin keluarga H. Halwani. Kini sertifikat beserta fisik tanah Nursan Bin Padin milik H Halwani tersebut telah dikuasai oleh PT Duta. Nurhadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *