Kapolres Wakatobi: ”Jangan Lakukan Penangkapan Penyu Secara Ilegal”

Polres Wakatobi bersama Balai Taman Nasional Wakatobi (BTNW) mengadakan pelepasan ‘Tukik’ alias bayi penyu sebanyak 150 ekor di Pantai Cemara Waha, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sultra baru-baru ini. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh tepat pada 5 Juni 2017. Kegiatan tersebut turut melibatkan Kejaksaan Negeri Wakatobi, Imigrasi, WWF, KPU dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Wakatobi AKBP Hadi Winarno, SIK mengatakan, pelestarian lingkungan tidak bisa dilihat secara sempit melainkan harus dilihat secara makro. Ini penting untuk diketahui, termasuk menjaga habitat laut adalah keharusan. Namun, harus diikuti dengan sinergitas berbagai pihak. “Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia kemarin merupakan momen yang bagus untuk melestarikan habitat laut, hari ini kita juga secara bersama-sama ikut memperingatinya,” ucapnya.

Pria yang juga hobi menyelam itu menambahkan, dengan dilepasnya 150 Tukik ini ke lautan bebas, maka akan menambah populasi penyu di Perairan Wakatobi, sehingga wisatawan pecinta olahraga air alias diving yang datang ke Wakatobi sudah bisa lebih banyak melihat penyu.

Kapolres Wakatobi AKBP Hadi Winarno juga mengimbau masyarakat dan nelayan agar tidak melakukan penangkapan penyu secara ilegal dan liar. “Penyu merupakan hewan yang dilindungi dan. Saya menitip harapan besar kepada masyarakat dan nelayan agar dapat menjaga habitat penyu di lautan,” tutupnya. Boy-Wakatobi

Tinggalkan Balasan